Berita

KPK menggelar acara Mari Cerita (Mace) Papua Maluku bertajuk "Kabar Baik untuk Hutan Papua" di Century Park Hotel Jakarta/Twitter KPK

Nusantara

KPK Dorong Pengelolaan SDA Kepada Masyarakat Adat Papua

JUMAT, 28 MEI 2021 | 11:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mendorong agar pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah Papua dilakukan oleh masyarakat adat Papua.

Demikian disampaikan Kasatgas Koordinasi Supervisi Pencegahan Wilayah V KPK Dian Patria dalam kegiatan Mari Cerita (Mace) Papua Maluku bertajuk "Kabar Baik untuk Hutan Papua" di Century Park Hotel Jakarta Rabu kemarin (27/5).

"KPK mendukung Provinsi Papua Barat melakukan evaluasi tata kelola perizinan perkebunan kelapa sawit," kata Dian Patria.


Adapun hasil evaluasi itu, kata Dian Patria, menelurkan rekomendasi berupa penertiban dan pencabutan izin 24 perusahaan kepada delapan Bupati dan Gubernur sebagai pemberi izin. Selain itu, hasil rekomendasi juga memperkecil wilayah konsesi sebesar 611 ribu hektare.

"Dari hasil evaluasi, diketahui terdapat potensi lahan tutupan hutan sebesar 383 ribu hektar yang dapat dicabut atau dikembalikan untuk kemudian diserahkelolakan kepada masyarakat lokal atau adat," ungkap Dian.

KPK, jelas Dian Patria, memandang konsep pengelolaan SDA berbasis kampung sangat baik dan harus segera dijalankan. Langkah itu menjadikan ruang pengelolaan lahan lebih luas dan meningkatkan kemampuan, pengetahuan mengenai budidaya pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan untuk pemenuhan kebutuhan pangan.

"KPK berharap ada satu peta SDA perizinan berbasis lahan, pertambangan, hutan. Tumpang tindih izin terjadi di tiga sektor tersebut. Dengan sistem teknologi perencanaan dan monitoring berbasis spasial diharapkan terlihat jelas pembagian masing-masing blok berikut usaha dan izinnya," demikian Dian Patria. 


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya