Berita

Prabowo Subianto berpeluang besar duet dengan Puan Maharani pada Pilpres 2024/Repro

Politik

Sinyal Prabowo-Puan Di 2024 Makin Kuat, Pengamat: Jalannya Sudah Diaspal

JUMAT, 28 MEI 2021 | 10:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peluang Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, diusung PDI Perjuangan untuk maju sebagai calon presiden pada 2024 semakin terbuka lebar.

Indikasi ini terlihat dari pernyataan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyebut hubungan Prabowo dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sangat baik. Sehingga peluang Prabowo mendapat dukungan PDIP pun makin kuat.

Nah, sebagai pendamping Prabowo, PDIP bakal menyerahkan Puan Maharani sebagai pewaris trah Soekarno untuk menjadi calon wakil presiden.


"Pernyataan Muzani menggembok kepastian PDIP dan Gerindra maju bareng mengusung Prabowo dan Puan di pilpres," ucap Direktur Parameter Politik, Adi Prayitno, kepada wartawan, Kamis (27/5).

"Ini menjadi isyarat PDIP-Gerindra CLBK atau cinta lama bersemi kembali setelah sebelumnya sempat bersitegang," sambung Adi.

Lanjut Adi, masuknya Gerindra ke dalam koalisi pemerintahan Jokowi-Maruf Amin merupakan salah satu upaya membangun koalisi di 2024 nanti. Gerindra dan PDIP cukup serius menjajaki koalisi menuju 2024.

Tak hanya sekadar membangun jalan, Gerindra dan PDIP juga dinilai terus mempercantik jalan tersebut. Sehingga publik tak perlu kaget jika kelak duet Prabowo-Puan menjadi kenyataan.

"Ke depan, publik bersiap diri menyambut pasangan Prabowo-Puan di pilpres. Jalannya sudah mulai diaspal dari sekarang," tuturnya.

Sementara soal perjanjian Batu Tulis antara PDIP dan Gerindra pada 2009, Adi menilai masyarakat sudah melupakan hal itu. Lagipula, kata Adi, perjanjian itu sudah lampau dan diingkari.

Peluang Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 dengan diusung PDIP diungkap Sekjen Gerindra, Ahma Muzani. Indikatornya dukungan itu tak lain dari hubungan baik Prabowo dengan Megawati.

"Hubungan kita yang baik dengan PDIP, hubungan Pak Prabowo yang baik dengan Ibu Mega. Saya kira semua sudah tahu sejak beliau belum ditetapkan sebagai Menhan dan sampai sekarang hubungan itu baik, tidak ada masalah dan itu menjadi sebuah kemungkinan adanya peluang untuk dimungkinkannya Pak Prabowo maju bersama PDI. Tapi pembicaraan tentang itu belum sampai pada hal-hal yang detail," jelas Ahmad Muzani di Jakarta, Kamis (27/5).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya