Berita

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo digadang jadi Capres 2024/Net

Politik

Pindah Partai Belum Muluskan Ganjar Capres, Ada Anies, Ridwan Kamil Dan AHY Jadi Pesaing Kuat

JUMAT, 28 MEI 2021 | 05:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Peluang Ganjar Pranowo meraih kursi Presiden akan lebih mudah jika memilih hengkang dari PDIP dan berlabuh pada partai lainnya.

Demikian dikatakan pengamat politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddi Ritonga, Kamis (27/5).

Menurut Jamiluddin, langkah Ganjar belum tentu mulus. Sebabnya, ada banyak tokoh lain yang saat ini juga berusaha menggenjot elektabilitasnya.


Beberapa nama itu diantaranya: Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono, Airlangga Haratarto bahkan hingga Muhaimin Iskandar.

"Tentu Ganjar harus bersaing dengan calon lain yang juga punya elektabilitas relatif sama. Mereka (pesain Ganjar) ini juga akan berupaya mendapat kepercayaan dari partai lain untuk diusung pada Pilpres 2024," demikian kata Jamiluddin.

Analisa Jamiluddin, peluang Ganjar untuk mendapatkan tiket Pilpres tidaklah mudah didapat dengan cara pindah partai. Apalagi, amunisi kader PDIP itu bekum cukup untuk memenuhi kebutusan logistik pemenangan Pilpres.

"Dengan elektabilitas tidak luar biasa dan amunisi terbatas, tentu partai politik akan berpikir untuk mengusungnya," tandas Jamiluddin.

Dalam beberapa pekan ini publik dihebohkan dengan sikap elite PDIP yang menyerang Ganjar.

Mulai disebut sedang pencitraan, tidak mendapatkan restu bahkan tudingan pemimpin medsos yang mengarah pada Ganjar.

PDIP sendiri nampaknya terikat perjanjian Batutulis jilid II yang berpeluang mengusung paket Prabowo Subianto-Puan Maharani.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya