Berita

Wagub DKI Ahmad Riza Patria/Net

Nusantara

Wagub Ariza Minta DPRD DKI Bijaksana Sebelum Pilih Bentuk Pansus

JUMAT, 28 MEI 2021 | 05:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespons rencana DPRD DKI Jakarta membuat panitia khusus (Pansus) untuk menelusuri fenomena 239 aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang menolak mengikuti lelang jabatan eselon II.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyadari bahwa pembentukan Pansus merupakan kewenangan anggota dewan.

Meski demikian, ia meminta wakil rakyat Ibukota itu lebih bijaksana sebelum memtuskan sikap untuk membentuk Pansus.


"Namun saya kira teman-teman DPRD pasti akan bijaksana sebelum mengusulkan apalagi menetapkan suatu pansus, pasti nanti akan ada kajian-kajian yang lebih mendalam," kata ARiza seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis malam (27/5).

Orang nomor dua di Jakarta itu pun akan menunggu detail lebih lanjut terkait rencana pembentukan Pansus tersebut.

"Kita tunggu dulu kajiannya, apa dasarnya, apa kepentingannya dan baik buruknya dibentuknya pansus dan apa tujuannya, nanti kita tunggu dari teman teman DPRD," tandas Ariza.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menegaskan peristiwa enggannya ASN DKI untuk mengikuti lelang jabatan perlu didalami karena bisa memengaruhi pelayanan publik terhadap masyarakat serta kinerja pemerintahan.

"Ini masalah serius, belum ada kasus (ASN menolak lelang jabatan) di Jakarta bahkan di Indonesia yang begini," kata Prasetio lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (27/5).

Politisi PDI Perjuangan itu membeberkan ASN merupakan abdi negara sehingga wajib bekerja profesional dan siap ditempatkan dimana saja.

Terlebih selama ini, gaji ASN di Jakarta paling tinggi se-nasional.

"Jadi, aneh apabila mereka menolak berkarir," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya