Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/Ist

Nusantara

Penanganan Covid-19 Jakarta Dinilai E, Begini Respons Wagub DKI

KAMIS, 27 MEI 2021 | 21:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Kesehatan memberikan nilai E kepada Provinsi DKI Jakarta dalam hal penanganan pandemi Covid-19.

Nilai E tersebut diberikan karena Jakarta dinilai tidak potimal dalam pelacakan kasus Covid-19. Selain itu, ada peningkatan keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di DKI Jakarta.

Merespons hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengaku belum bisa berkomentar banyak lantaran belum membaca secara lengkap penilaian tersebut.


"Saya belum baca hasilnya. Nanti saya baca dulu baru saya berpendapat, sementara no comment dulu ya," kata Ariza di Balaikota DKI Jakarta, Kamis malam (27/5).

Meski begitu, politisi Gerindra itu menyatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan fasilitas kesehatan, termasuk menambah tenaga medis.

"Kami akan evaluasi ya," singkat Ariza seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Penilaian tersebut sebelumnya disampaikan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono merujuk pada tingginya keterisian tempat tidur di rumah sakit di Jakarta.

"Kami melihat banyak yang masih terkendali, kecuali Jakarta ini kapasitasnya karena BOR (bed occupancy rate) sudah mulai meningkat dan kasus tracing tidak terlalu baik," kata Dante dalam rapat bersama Komisi IX DPR hari ini.

Dalam data yang dipaparkan Dante, hanya DKI Jakarta yang mendapat nilai E. Sedangkan mayoritas provinsi mendapat nilai D, dan hanya 10 provinsi yang mendapat nilai C.

Dengan kategori nilai E, Jakarta diminta memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat.

"Yang masih di C itu BOR dan pengendaliannya masih baik," pungkas Dante.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya