Berita

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan saat menghadiri acara silaturahmi dan halal bihalal yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah di kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (27/5).

Politik

Safari Ke Jateng, Zulhas: Muhammadiyah Selalu Istimewa Untuk PAN

KAMIS, 27 MEI 2021 | 15:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hubungan baik antaran Partai Amanat Nasional (PAN) dan Muhammadiyah penting untuk dijaga dengan baik. Berdasarkan faktor kesejarahan, PAN tidak akan bisa dipisahkan dari Muhammadiyah.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat menghadiri acara silaturahmi dan halal bihalal yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah di kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (27/5).

Zulkifli Hasan disambut langsung oleh Ketua PWM Jateng Haji Tafsir dan Rektor Unimus, Masrukhi.


“PAN tak bisa dipisahkan dari Muhammadiyah, lahir dari Tanwir Muhammadiyah. Maka Muhammadiyah ini selalu istimewa untuk PAN. Penting untuk terus perekat hubungan saat ini dan ke depan,” tegas pria yang akrab disapa Zulhas itu.

Salah satu perekat yang dilakukan PAN adalah dengan menempatkan tokoh Muhammadiyah, Profesor Suyatno menjadi ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Tengah.

Zulhas menekankan bahwa PAN merupakan partai yang inklusif terbuka untuk semua pihak dan golongan. Tetapi Muhammadiyah mendapat keistimewaan khusus bagi PAN.

“Dipilihnya Prof Suyatno, mantan bendahara umum PP Muhammadiyah, menambah keistimewaan itu,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Ketua PWM Muhammadiyah Jateng, Tafsir memastikan bahwa pihaknya akan berjalan beriringan dengan PAN di Jateng. Apalagi, sambungnya, Suyatno juga merupakan tokoh Muhammadiyah yang memiliki jam terbang nasional.

“Ketua DPW PAN Jateng ini tokoh nasional Muhammadiyah, sebelumnya rektor Uhamka Jakarta, lalu rektor Universitas Muhammadiyah Bandung, sekarang rektor PAN Jateng,” kata Tafsir.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya