Berita

Presiden Taiwan Lin Ming-chen/Net

Dunia

Covid-19 Taiwan Melonjak Drastis: Pemda Minta Tsai Ing-wen Kesampingkan Politik, Izinkan Pembelian Vaksin Dari China

KAMIS, 27 MEI 2021 | 11:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komisaris Kabupaten Nantou Taiwan, Lin Ming-chen, meminta pemerintah pusat mengizinkan pemerintah daerah untuk secara mandiri membeli vaksin Pfizer-BioNTech yang diproduksi dari perusahaan China.

Dia juga mendesak Pemerintahan Tsai Ing-wen untuk mengesampingkan urusan politik di tengah kekurangan vaksin dan lonjakan kasus virus corona di negara itu.

Kepada media, Lin mengatakan bahwa meskipun pemerintah pusat telah memperoleh pengiriman terbatas vaksin AstraZeneca, jumlah dosis masih sangat tidak mencukupi bagi Taiwan untuk mengatasi wabahnya yang menyebar cepat.


"Penduduk kabupaten cemas dengan situasi ini dan berharap pemerintah pusat dapat memperoleh vaksin Pfizer untuk mereka," katanya, seperti dikutip dari Taiwan News, Kamis (27/6).

"Jika pemerintah pusat kesulitan membeli vaksin, pemerintah pusat harus mempertimbangkan untuk mengizinkan pemerintah daerah mendapatkannya untuk warganya," saran Lin.

Komisaris tersebut mengatakan dia akan menghubungi kabupaten, kota, atau perusahaan lainnya yang berpikiran sama, yang juga ingin mendapatkan vaksin Pfizer dari Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co. China, dan kemudian mengajukan permohonan izin izin obat ke Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (FDA) sebelum mengimpor vaksin dari negara itu.

Komisioner tersebut menambahkan bahwa pemerintah daerah telah mengirimkan surat resmi kepada FDA untuk meminta izin menangani pembelian vaksin itu sendiri.

Pembalikan nasib Taiwan dari menjadi panutan global pengendalian Covid menjadi negara dengan kasus Covid yang mengkhawatirkan, menjadi kisah peringatan terbaru tentang risiko berpuas diri.

Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara China telah mengulurkan tangan membantu, dengan vaksin dan pasokan medis China yang ditawarkan, meskipun masih diperdebatkan, jika pengumuman itu adalah propaganda atau disertai dengan ikatan politik.

Juru bicara kantor Zhu Fenglian pada Selasa (25/5) di Beijing mengatakan, sejumlah besar vaksin lokal dari SinoPharm dan Sinovac telah lama disiapkan untuk Taiwan dan dapat dikirim kapan saja jika diminta oleh pemerintah.

Dia menambahkan bahwa China daratan siap mengerahkan tim ahli dan paramedis untuk membantu rumah sakit Taiwan, yang sekarang dibanjiri pasien Covid-19. Beberapa yang dalam kondisi stabil telah dikirim ke hotel karantina atau bangsal darurat, menurut laporan. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya