Berita

Villarreal meraih trofi Liga Europa untuk kali pertama/UEFA

Sepak Bola

Final Dramatis, Villareal Pertahankan Hegemoni Spanyol Atas Inggris Di Liga Europa

KAMIS, 27 MEI 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Final Liga Europa 2020-2021 pantas disebut sebagai final yang sangat melelahkan. Waktu 120 menit yang disediakan tak cukup untuk memastikan sang jawara liga kasta kedua Eropa ini.

Bahkan, babak adu penalti pun tak cukup dengan 10 penendang seperti biasanya. Tapi butuh 22 pemain sebagai penendang penalti untuk menentukan tim yang berhak berpesta di Stadion PGE Arena Gdańsk, Polandia, Kamis dinihari tadi (27/5).

Hasilnya, Villarreal yang baru kali pertama tampil di final kompetisi Eropa, jadi tim yang bersuka cita di akhir laga. Tim berjuluk Kapal Selam Kuning itu menang tipis 11-10 lewat adu penalti, setelah imbang 1-1 dalam waktu normal 90 menit.


Padahal, skuat asuhan Unai Emery itu berada dalam tekanan Manchester United sejak menit awal laga. Memaksa sebagian besar pemain Villarreal berada di wilayah mereka, sambil sesekali mencuri kesempatan menyerang.

Efektivitas Villarreal ini membuahkan hasil pada menit 29. Pertahanan MU gagal mengawal pergerakan Gerard Moreno untuk melepaskan tendangan keras yang tak bisa diantisipasi David de Gea.

Babak kedua baru berjalan 10 menit, Man United yang terus menekan sejak dibobol Moreno bisa sedikit bernapas lega. Bola liar di depan gawang sukses dimanfaatkan dengan maksimal oleh Edinson Cavani.

Hingga waktu normal habis, kedudukan 1-1 ini tak berubah. Bahkan ketika laga dilanjutkan di babak perpanjangan waktu. Hingga akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti.

Ternyata, untuk menentukan pemenang pertandingan lewat adu penalti pun tak mudah. Seluruh pemain yang turun di lapangan harus ikut menendang, termasuk kedua kiper.

Di sinilah Gerónimo Rulli muncul sebagai pahlawan bagi The Yellow Submarines. Tampil sebagai eksekutor ke-11, Rulli sukses menjebol gawang De Gea.

Sebaliknya, De Gea yang maju sebagai eksekutor terakhir bagi MU tak mampu berbuat banyak. Tendangan kiper yang dipanggil Luis Enrique untuk tampil di Euro 2020 itu ditepis Rulli. Villarreal pun bersuka cita.

"Saya sangat bahagia," ujar Emery, dikutip laman resmi UEFA, Kamis (27/5)."Para pemain telah bekerja sangat keras sepanjang musim bagi presiden, pemilik klub, dan chairman. Kami sangat bangga terhadap Villarreal. Saya pikir kami pantas menang. Memang, lawan kami adalah Manchester United, tapi kami bermain sangat kompetitif malam ini."

Sementara itu, manajer Man United Ole Gunnar Solskjaer hanya pasrah gagal mempersembahkn trofi pertamanya bagi Setan Merah.

"Kami semakin baik dan semakin baik. Kami hanya tertinggal satu tendangan dari meraih trofi malam ini," kata Solskjaer.

Villarreal pun menjadi tim ke-29 yang mampu memenangkan trofi Liga Europa. Sekaligus mengukuhkan hegemoni Spanyol terhadap Inggris di kompetisi ini. Sukses memenangkan 10 final Liga Europa terakhir saat menghadapi wakil Inggris.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya