Berita

Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Perlu Tiru Cara Jokowi Meluluhkan Megawati

KAMIS, 27 MEI 2021 | 08:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo harus mulai meniru langkah Presiden Joko Widodo di Pilpres 2014 lalu. Yaitu mendirikan sejumlah relawan untuk mendukung pencalonan menuju pilpres.

Kala itu, cara Presiden Joko Widodo tersebut terbukti ampuh. Setidaknya kelompok yang semula mendukung pencapresan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri jadi gigit jari.

Sebab Mega pada akhirnya menahan ego maju di pilpres dan memilih menjadikan Jokowi sebagai petugas partai.


Pengamat sosial politik, Muslim Arbi menilai relawan-relawan yang terbentuk juga akan membuat Megawati luluh sekaligus yakin bahwa massa pendukung Ganjar nyata di lapangan.

“Jadi bukti bahwa itu memang dapat dukungan rakyat Indonesia. Dia (Ganjar) bisa ambil hati Mbak Mega untuk memberi dia rekom sebagai capres di 2024," ujar pengamat sosial politik, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/5).

Ganjar, sambungnya, tidak perlu minder harus bersaing dengan Puan Maharani. Apalagi jika sudah memiliki kelompok relawan yang solid. Sebab, diyakini bahwa kelompok relawan akan membawa Ganjar meluluhkan hati Megawati.

"Jadi sebaiknya Ganjar bikin saja timses. Maju saja, mintalah keputusan rakyat, jika rakyat menghendaki. Bisa keluar sebagai pemenang," pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya