Berita

Presiden SuriahBashar al-Assad/Net

Dunia

Bashar Al-Assad: Kritikan AS Dan UE Soal Pilpres Suriah, Nol!

KAMIS, 27 MEI 2021 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden SuriahBashar al-Assad angkat bicara soal kritikan tajam AS dan Uni Eropa terkait penyelenggaraan pemilihan presiden yang tengah berlangsung di negaranya tidak bebas dan adil.

Dia mengatakan bahwa kritik tersebut sama sekali tidak memiliki arti apa-apa baginya, alias nol. Itu dikatakannya saat memberikan suara di pinggiran kota Damaskus pada Rabu (26/5) waktu setempat.

"Pendapat Anda tidak memiliki nilai," kata Assad, seperti dikutip dari AFP.


Pemungutan suara Suriah dilakukan hanya di wilayah yang dikuasai pemerintah, karena itulah AS dan Uni Eropa mengatakan pemilihan itu tidak bebas dan tidak adil.

 "Pemilu curang ini tidak mewakili kemajuan apa pun menuju penyelesaian politik," kata mereka dalam pernyataan bersama.

 Assad dan istrinya yang lahir di Inggris, Asma, memberikan suara mereka di pinggiran kota Douma, benteng utama pemberontak sebelum direbut kembali oleh pasukan pemerintah pada 2018.

Assad tampil rapi dengan setelan jas biru tua, istrinya gaun abu-abu muda.

Para pemilih lain mengerumuni Assad di tempat pemungutan suara dan meneriakkan: "Dengan darah kami dan dengan jiwa kami, kami mengorbankan hidup kami untuk Anda, Bashar."

Berbicara kepada wartawan, Assad mengutuk kritik dari negara-negara Barat, yang menurutnya sebagian besar memiliki sejarah kolonial yang dalam.

"Sebagai negara, kami tidak menerima perilaku ini," kata Assad.

Pemungutan suara tersebut adalah pemilihan kedua sejak dimulainya perang saudara selama satu dekade, yang telah menewaskan lebih dari 388.000 orang dan membuat setengah dari populasi sebelum perang mengungsi.

Dalam pilpres yang dinilai tak adil itu, Assad menghadapi dua penantang yang hampir tidak dikenal.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya