Berita

Mayjen Mulyo Aji/Net

Nusantara

Profil Mayjen Mulyo Aji, Pangdam Jaya Baru

KAMIS, 27 MEI 2021 | 04:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mayjen Mulyo Aji dimutasi jadi Pangdam Jaya menggantikan Mayjen TNI Dudung Abdurachman berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/435/V/2021 tertanggal 25 Mei 2021.

Sosok Mayjen Mulyo Aji sebelumnya dikenal sebagai Asisten Personel atau Aspers KASAD, Jenderal Andika Perkasa.

Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 28 Juli 1964 ini, merupakan lulusan Akademi Militer 1987.


Dihimpun dari berbagai sumber, berikut profil singkat Mayjen TNI Mulyo Aji.

Pendidikan Militer:

- Akmil (1987)

Sesarcabif

Suslapa I/Inf (1995)

Diklapa II/Inf (2000)

Seskoad (2003)

Sesko TNI (2010)

Lemhannas

Riwayat Penugasan:

- Dalam Negeri

Operasi Timor Timur (1989)

Operasi Timor Timur (1992)

Operasi Timor Timur (1999)

- Luar Negeri:

Kamboja (1993)

Inggris Raya (1998)

Belanda (2002)

Singapura (2005)

Filipina (2011)

Kolombia (2011)

Sementara Mayjen Dudung ditunjuk sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Sedangkan Pangkostrad sebelumnya yaitu Letjen Eko Margiyono ditunjuk menjadi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI menggantikan Letjen Ganip Warsito yang kini menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya