Berita

Aktivis perempuan di Gaza Afaf Al-Najjar daam webinar yang diselenggarakan oleh HIMAHI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta/RMOL

Dunia

Aktivis Perempuan Di Gaza: Stop Sebut 'Konflik' Untuk Israel-Palestina! Ini Agresi

RABU, 26 MEI 2021 | 22:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gejolak hubungan antara Israel dan Palestina, terutama terkait dengan serangan yang terjadi pertengahan Mei lalu, bukanlah konflik, melainkan okupansi atau pendudukan.

"Orang di seluruh dunia bilang bahwa apa yang terjadi di Palestina adalah konflik antara Israel dan Palestina. Padahal kami warga Palestina tidak merasa ini adalah konflik, melainkan agresi, pendudukan, pembersihan etnis dan ini adalah perjuangan Palestina," ujar aktivis perempuan di Gaza Afaf Al-Najjar dalam program webinar bertajuk "Menelisik Hubungan Israel-Palestina: Eskalasi Konflik di Levant Region" yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, bekerjasama dengan sejumlah lembaga lainnya pada Rabu malam (26/5).

Dia menekankan bahwa untuk bisa lebih memahami apa yang sebenarnya terjadi di Palestina, penting untuk terlebih dahulu memahami bahwa pada dasarnya, apa yang terjadi antara Palestina dan Israel bukanlah konflik.


"Bertahun-tahun banyak pihak mengatakan ini adalah konflik. Kita terus berjuang untuk mengubah terminologi ini agar orang-orang bisa lebih akuntabel memahami hal ini," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama dia menceritakan soal serangan terbaru yang dilancarkan secara membabi buta oleh Israel ke Jalur Gaza.

"Mereka (Israel) membunuh orang-orang tidak berdosa, menyerang bank, sekolah, restauran, kafe, universitas dan bahkan infrastruktur umum," ujarnya.

Hal itu menyebabkan situasi semakin parah. Karena serangan tersebut, jaringan listrik pun banyak yang terputus. Akibatnya, pasokan air bersih pun terbatas, serta listrik hanya bisa dinikmati selama sekitar tiga jam setiap harinya.

"Kita kehabiasan air, karena tidak ada listrik untuk hidupkan generator atau pompa air," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya