Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Survei Cawapres 2024: Puan Maharani Perkasa, AHY Nomor Tiga

RABU, 26 MEI 2021 | 20:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Elektabilitas Ketua DPR RI, Puan Maharani meroket dalam survei Lembaga Y Publica.

Berdasarkan elektabilitas calon wakil presiden (Cawapres) 2024, nama elite PDIP tersebut paling tingggi, yakni mencapai 16,2 persen.

"Di antara tokoh-tokoh yang kurang diunggulkan sebagai capres, Puan Maharani merupakan kandidat terkuat dalam bursa cawapres," jelas Direktur Eksekutif Y-Publica, Rudi Hartono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/5).


Daftar cawapres tersebut disusun di luar empat nama yang menjuarai dalam bursa capres, seperti Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Ridwan Kamil, dan Anies Baswedan.

Masih pada surve tersebut, nama Sandiaga Uno membuntuti Puan dengan elektabilitas sebesar 15,6 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 10,1 persen.

Hasil tersebut pun cukup mengejutkan mengingat Puan mampu mengungguli Sandiaga dan AHY yang sudah malang melintang menduduki posisi teratas dalam berbagai survei.

Dikatakan Rudi, hal itu terjadi karena Puan memiliki karier politik yang cukup mumpuni. Puan telah teruji sebagai pimpinan DPR RI dan diposisikan sebagai penerus PDIP.

"Puan bisa dibilang tokoh masa depan PDIP yang notabene adalah partai kuat dan berkuasa selama dua periode berturut-turut," demikian Rudi.

Di luar tiga nama tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir berada di tingkat elektabilitas 8,8 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 6,5 persen, Tri Rismaharini 3,9 persen, Khofifah Indar Parawansa 3,3 persen, Airlangga Hartarto 2,8 persen, dan Susi Pudjiastuti 1,6 persen.
 
Survei Y-Publica dilakukan pada 1 sampai 10 Mei 2021 terhadap 1.200 responden. Survei dilakukan melalui sambungan telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018. Margin of error ±2,89 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya