Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko/Net

Politik

Moeldoko: TWK Demi Penguatan KPK, Sudahilah Praduga Tidak Konstruktif

RABU, 26 MEI 2021 | 18:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku heran dengan gaduhnya tes wawasan kebangsaan yang dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada pegawai KPK yang akan menjadi ASN.

Padahal, wawasan kebangsaan sangat diperlukan bagi pegawai KPK mengingat ancamannya makin kuat.

"Untuk itu penguatan sungguh sangat diperlukan. Kenapa kita mesti bertele-tele mendiskusikan sesuatu yang baik untuk kepentingan masa depan Indonesia? Ini, bangsa ini sungguh kadang-kadang kehilangan akal sehat," kata Moeldoko, Rabu (26/5).


KPK, kata dia, harusnya makin diperkuat, bukan malah diserang dengan isu-isu yang membuat kegaduhan.

"Sebaiknya kita sudahilah energi negatif dan praduga yang tidak konstruktif terhadap KPK. Perlu sikap bijak dari semua pihak untuk menyikapi situasi ini. Ini sudah final, KPK harus terus diperkuat, oleh siapa? Oleh kita semua," lanjut mantan Panglima TNI ini.

Ia kembali menegaskan, semua pihak harus memberikan kepercayaan penuh kepada KPK untuk membenahi dan memperkuat diri dalam menindak koruptor tanpa pandang bulu.

"Itu penting termasuk juga pencegahan. Pencegahan korupsi kita punya instrumennya strategi pencegahan korupsi. Maka sekali lagi, saatnya KPK kembali berkonsentrasi pada tugas pokok dan fungsinya dan kita dukung sepenuhnya," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya