Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Analis: Ancaman Utama AS Bukan Kebangkitan China, Melainkan Pandangan Mereka Sendiri Soal Negara Itu

RABU, 26 MEI 2021 | 16:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat harus berhenti memandang China sebagai saingan strategis, karena itu adalah gagasan yang sebagian berakar pada polarisasi ideologis yang dipicu oleh media dan akan merugikan Amerika jauh lebih banyak daripada kebaikan.

Demikian dikatakan  oleh Zhang Jun, direktur China Center for Economic Studies,  sebuah lembaga pemikir yang berbasis di Beijing dalam tulisannya yang dimuat di jaringan berita Asia yang berbasis di Singapura, CNA.

Dalam komentarnya, Zhang mengingatkan, ancaman nyata bagi Amerika Serikat bukanlah kebangkitan China, tetapi dari ketidakmampuannya untuk memenuhi tantangan teknologi modern.


“Tren teknologi telah memicu preferensi yang tumbuh untuk informasi yang ‘dipersonalisasi’ dan mengikis peran tradisional organisasi berita AS dalam membentuk opini publik yang relatif netral, membuat polarisasi yang mendalam di negara itu tidak bisa dihindari,” katanya, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (26/5).

“Hal ini, bersama dengan insentif baru politisi AS untuk menarik ideologis ekstrem, telah membuat hubungan AS-China terlibat dalam kemarahan, dan menghambat kemampuan para pemimpin untuk mengatasi tantangan mendesak,” kata Zhang.

Zhang mengatakan, apa yang harus difokuskan oleh para pemimpin AS adalah bagaimana memanfaatkan globalisasi dan kemajuan teknologi dan mengelola risiko yang timbul dari gangguan struktural terkait.

“Untuk tujuan ini, kerja sama yang efektif dengan China akan membantu,” demikian Zhang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya