Berita

Samsung Electronics di Bac Ninh, Vietnam/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Melonjak Tinggi, Vietnam Perluas Langkah Penguncian

RABU, 26 MEI 2021 | 11:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Vietnam memperluas langkah-langkah penguncian di wilayah utara yang menjadi zona industri negara itu pada Selasa (25/5) waktu setempat.

Keputusan tersebut merujuk pengumuman dari Kementerian kesehatan yang melaporkan 457 infeksi Covid-19 baru, sebuah lompatan terbesar sejak 190 kasus yang terlihat pada 16 Mei, dan semuanya didorong oleh klaster di zona pabrik di dua provinsi utara.

Mengingat situasi tersebut, Bac Ninh, rumah bagi fasilitas produksi Samsung Electronics, langsung memberlakukan peraturan jam malam dan pembatasan perjalanan lainnya.


Itu menyusul penutupan sementara empat kawasan industri, termasuk tiga dengan fasilitas Foxconn, oleh pihak berwenang di provinsi tetangga Bac Giang.

Bac Ninh dan Bac Giang adalah pusat wabah baru yang telah menginfeksi lebih dari 2.800 orang sejak akhir April, termasuk ratusan pekerja pabrik.

Pihak berwenang mengatakan wabah itu, yang menyumbang hampir setengah dari keseluruhan kasus Vietnam, telah menyebar ke lebih dari 30 dari 63 kota dan provinsinya.

Langkah darurat juga dilalukan di Ibu kota Hanoi. Pada Selasa mereka menutup restoran dan melarang pertemuan di tempat umum, termasuk latihan fisik di taman. Hingga saat ini Hanoi telah mencatat 220 kasus sejak akhir April.

Sebagian besar kasus pada hari Selasa terjadi di pabrik-pabrik di Bac Giang, di mana pihak berwenang mengatakan pengujian telah ditingkatkan dan semua asrama pekerja diisolasi.

Sejauh ini Vietnam telah melaporkan setidaknya 5.860 infeksi secara total, dengan 44 kematian.

Peningkatan kasus baru-baru ini bisa menjadi tantangan besar bagi Vietnam, yang pada awal kemunculan wabah berhasil mengatasinya, serta mampu menghindari tingkat kerusakan ekonomi yang diderita oleh banyak negara tetangganya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya