Berita

Guillermo Lasso, pebisnis yang dilantik sebagai presiden baru Ekuador pada Senin (24 Mei 2021. Pelantikannya dihadiri Raja Spanyol Felipe VI dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Presiden Ekuador Targetkan Sembilan Juta Orang Yang Divaksin Dalam 100 Hari Pertama Jabatannya

RABU, 26 MEI 2021 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Guillermo Lasso, pebisnis yang dilantik sebagai presiden baru Ekuador pada Senin (24/5), bertekad akan meluaskan kampanye vaksinasi Covid-19 dan memutar kembali roda ekonomi yang terpukul parah oleh pandemi.

Ekuador sedang berjuang keras setelah negara di Amerika Selatan itu terhempas oleh pandemi yang mengakibatkan tingginya angka pengangguran dan hutang negara. Sejauh ini, Ekuador baru memvaksinasi 3 persen dari total populasi 17 juta.

Dalam pidatonya di hari pelantikan, Lasso menekankan bahwa pemerintahannya akan memvaksinasi 9 juta orang dalam 100 hari pertamanya menjabat. Dia akan menjangkau perusahaan farmasi di Amerika Serikat, China, dan Rusia dengan harapan mencapai tujuan itu.


"Ini bukan sekedar janji pemerintah," kata Lasso, seperti dikutip dari LA Time, Selasa (25/4).

“Sebagai warga Ekuador, kita semua berbagi takdir yang sama. Merupakan kewajiban setiap orang untuk memikul tantangan yang dibebankan masa depan kepada kita, tantangan besar yang tidak dapat dihadapi sendirian,” katanya.

Lassos, 65 tahun, terpilih pada April dalam pencalonan ketiganya sebagai presiden, menggantikan Presiden Lenín Moreno.

Beberapa analis menggambarkan Lasso sebagai sosok yang familiar pada dunia pasar dan cenderung mencari hubungan baik dengan Dana Moneter Internasional serta organisasi global lainnya.

Pelantikan Lasso dihadiri oleh para pejabat termasuk Raja Spanyol Felipe VI, Presiden Brasil Jair Bolsonaro dan presiden Haiti, Jovenel Moise.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya