Berita

Warga Belarusia yang tinggal di Polandia lakukan aksi demo dengan memegang plakat bertuliskan 'Bebaskan Protasevich' di depan kantor Komisi Eropa di Warsawa pada 24 Mei 2021/Net

Dunia

Dijadikan Kambing Hitam Pembajakan Pesawat Oleh Belarusia, Hamas Tegaskan Mereka Bertempur Hanya Dengan Israel

RABU, 26 MEI 2021 | 00:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok bersenjata Palestina Hamas membantah terlibat atas peristiwa pengalihan pesawat penumpang oleh Belarusia.

Peristiwa bermula ketika jet tempur Belarusia mencegat sebuah pesawat penumpang Ryanair yang terbang dari Yunani, dan memaksanya mendarat di Minsk pada Minggu (23/5), dan mengklaim ada bom di dalamnya.

Tidak ada yang ditemukan. Namun, polisi kemudian menahan seorang jurnalis oposisi Roman Protasevich ketika pesawat itu mendarat di ibu kota Belarusia, Minsk.


Otoritas Belarusia mengklaim bahwa mereka telah menerima ancaman dari tersangka operasi Hamas untuk membom pesawat tersebut atas serangan Israel di Jalur Gaza.

"Tuduhan Kementerian Transportasi Belarusia tidak berdasar dan tidak masuk akal," kata pemimpin senior Hamas Mousa Abu Marzouk di Twitter, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (25/5).

“Sejak Hamas berdiri, pertempuran kami hanya ditujukan untuk pendudukan Israel,” tegasnya.

Peristiwa itu telah memicu kemarahan di Barat di tengah seruan untuk menjatuhkan sanksi pada Belarusia.

Para pemimpin Uni Eropa (UE) juga akan membahas tanggapan mereka terhadap apa yang disebut eksekutif blok itu sebagai 'pembajakan'.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya