Berita

Hossein Dehghan, mantan komandan Pengawal Revolusi yang menjabat sebagai menteri pertahanan selama masa jabatan pertama Presiden Hassan Rouhani (2013-2017)/Net

Dunia

Kandidat Kuat Presiden Iran Mundur Dari Pencalonan

SELASA, 25 MEI 2021 | 17:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan komandan Pengawal Revolusi Iran, Hossein Dehghan, mundur dari pencalonannya sebagai kandidat pemimpin tertinggi Iran pada Senin (24/5) waktu setempat.

Selanjutnya, Dehghan yang juga menjabat sebagai menteri pertahanan selama masa jabatan pertama Presiden Hassan Rouhani (2013-2017), menyatakan akan memberikan dukungannya kepada ketua pengadilan Ebrahim Raisi, pesaing utamanya dalam pemilihan presiden Iran bulan depan.

Di akun Twitternya, Dehghan menyatakan dia mendukung Raisi yang dia gambarkan sebagai 'kandidat revolusi', seperti dilaporkan Al Arabia, Selasa (25/5).


Sebelum Dehghan, mantan Menteri Olahraga Mohammad Abbasi dan mantan Menteri Telekomunikasi Mohammad Hossein Nami juga mundur dari pencalonan demi Raisi.

Raisi adalah ulama terkemuka yang sering disebut-sebut sebagai calon penerus Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Ia diangkat sebagai ketua kehakiman oleh pemimpin tertinggi pada tahun 2019.

Raisi tampaknya menjadi kandidat konsensus konservatif Iran dalam pemilihan 18 Juni mendatang.

Pria berusia 60 tahun itu mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2017, kalah dari Presiden Rouhani, yang tidak dapat mencalonkan diri kali ini karena batasan masa jabatan.

Nama Raisi dikaitkan dengan eksekusi massal tahanan politik Iran pada 1980-an.  

Dia diduga sebagai anggota terkemuka dari apa yang kemudian dikenal sebagai 'komite kematian', sekelompok pejabat peradilan dan keamanan Iran yang disatukan oleh mantan Pemimpin Tertinggi Ruhollah Khomeini pada tahun 1988 untuk mengawasi eksekusi massal ribuan tahanan politik pada saat itu.

Calon presiden terkemuka lainnya termasuk mantan ketua parlemen Ali Larijani, wakil presiden saat ini Eshaq Jahangiri, dan mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Semua kandidat harus diperiksa oleh Dewan Penjaga, sebuah badan tak terpilih yang bertanggung jawab untuk mengawasi pemilihan. Dewan tersebut diharapkan untuk mengumumkan daftar akhir dari kandidat yang disetujui pada hari Selasa, setelah kampanye dimulai.

Larijani, pendukung kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan kekuatan dunia, diharapkan menjadi saingan utama Raisi dalam pertarungan Juni mendatang.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya