Berita

Penyerahan bantuan untuk RS Indonesia Hebron di Aula Gedung MUI Pusat, Jakarta, Senin (24/5)/Net

Politik

MUI Serahkan Bantuan Tahap I Senilai Rp 19 Miliar Untuk Pembangunan RS Di Palestina

SENIN, 24 MEI 2021 | 17:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Majelis Ulama Indonesia secara simbolik menyerahkan bantuan dana tahap 1 untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia Hebron (RSIH), sebesar Rp 19 miliar kepada Walikota Hebron, Tayser Abu Sneineh.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Umum MUI Pusat KH. Miftachul Akhyar kepada Dutabesar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, Zuhair Al-Shun di Aula Gedung MUI Pusat, Jakarta, Senin (24/5).

Pada 20 Januari 2020, pengurus MUI Pusat telah berinisiatif memberi bantuan kemanusiaan kepada bangsa Palestina berupa sebuah rumah sakit. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara pimpinan MUI Pusat yang diwakili oleh KH Dr. Muhyidin dengan Walikota Hebron, di Amman, Yordania. Dutabesar RI untuk Negara Palestina, berkedudukan di Amman, Yordania menjadi saksinya.


Dicapai sebuah kesepakatan antara pengurus MUI Pusat dengan Walikota Hebron untuk pembangunan RSIH dimana pihak Pengurus MUI Pusat akan menyediakan dan mengupayakan biayanya sebesar Rp 100 miliar dari donasi kemanusiaan seluruh masyarakat Indonesia, sementara pihak Walikota Hebron akan menyediakan lahannya seluas 4000 meter persegi.

Pasca penandatanganan MoU tersebut, pengurus MUI Pusat, dalam hal ini Panitia Pembangunan RSIH pada Februari hingga Desember 2020 telah mengadakan kegiatan penggalangan dana dan berhasil terkumpul sebesar Rp 2 miliar.

Setelah pengurus MUI Pusat periode 2020 hingga 2025 terbentuk, dibentuk pula kepanitiaan Pembangunan RSIH yang diketuai oleh Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua MUI Pusat Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional.

Pada 17 Mei 2021, Sudarnoto mencanangkan “Gerakan Aliansi Amal Kemanusiaan Untuk RSIH Palestina” dalam rangka mengajak dan mendorong seluruh masyarakat Indonesia untuk berdonasi bagi segera terwujudnya RSIH.

Sejak dicanangkan, dana sebanyak Rp 17 miliar berhasil dikumpulkan pada Minggu (23/5). Sehingga total dana yang terkumpul bersama periode kepengurusan yang lalu mencapai Rp 19 miliar, yang kemudian diserahkan secara simbolik kepada Dutabesar Negara Palestina di Jakarta, Zuhair Al Shun.

Namun demikian, penggalangan dana belum berakhir. MUI melalui Panitia Pembangunan RSIH secara bertahap akan menyerahkan bantuan tersebut kepada pihak Palestina melalui mekanisme yang akuntabel, bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Amman yang merangkap untuk Negara Palestina.

Atas alasan itu, MUI melalui Panitia Pembangunan RSIH terus mengharapkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan donasi melalui rekening MUI di BNI Syariah nomor 0842531400.

Donasi yang telah diberikan dapat disampaikan kepada dua  narahubung Panitia Pembangunan RSIH, yaitu Erni Juliana (08111061668) dan Amirah Nahrawi (08179913136).

Pembangunan RSIH ini merupakan salah satu bentuk ungkapan solidaritas dan dukungan MUI bagi perjuangan bangsa Palestina dalam mencapai kemerdekaannya dan dalam menghadapi agresi penjajahan Israel.

Dukungan MUI tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan kemanusiaan saja, tetapi juga dukungan politis melalui Pemerintah RI agar terus menjadi garda terdepan dalam penyelasaian damai agresi penjajahan Israel yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

MUI juga berkomitmen untuk senantiasa siap memfasilitasi rujuk nasional Palestina karena MUI yakin bahwa tanpa persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa Palestina maka agresi penjajahan Israel atas Palestina tidak akan bisa dihentikan.

MUI yakin, dengan dukungan penuh dan solidaritas seluruh bangsa Indonesia, niat baik bangsa Indonesia untuk membantu bangsa Palestina dapat berhasil.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya