Berita

Tes napas BreFence Go yang dikembangkan oleh Breathonicx NUS/Net

Dunia

Singapura Gunakan Tes Napas 60 Detik Untuk Skrining Covid-19

SENIN, 24 MEI 2021 | 14:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Singapura telah memberikan izin penggunaan tes napas Covid-19 bernama BreFence Go Covid-19. Alat tersebut bahkan sudah digunakan untuk melakukan skrining di titik-titik tertentu.

BreFence Go Covid-19 dikembangkan oleh startup Breathonicx dari National University of Singapore (NUS).

Alat tersebut bekerja seperti uji kadar alkohol yang biasanya digunakan polisi pada pengemudi untuk melihat apakah mereka mabuk ketika berkendara. Hanya memerlukan waktu satu menit untuk melihat hasil dari alat tersebut.


Cara menggunakan alat tersebut dengan meniup corong katup ke satu arah. Nantinya napas tersebut dibandingkan dengan jenis napas seseorang yang menderita Covid-19.

Siapa pun yang dinyatakan positif falam tes tersebut harus melakukan tes usap PCR untuk konfirmasi.

Sejauh ini, tes Breathonix telah menjalani tiga uji klinis, dua di Singapura dan satu lagi di Dubai. Tes ini mencapai sensitivitas 93 persen dan spesifisitas 95 persen dalam satu studi percontohan awal di Singapura yang melibatkan 180 pasien.

Dimuat Bloomberg, Singapura menggunakan tes ini untuk melakukan skrining pada para pelancong yang datang dari Malaysia di Tuas Checkpoint.

Sebelumnya, Singapura hanya menggunakan tes antigen untuk melakukan skrining.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya