Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Sri Mulyani Teken SE Refocusing Anggaran, Kementerian/Lembaga Yang Tidak Menghemat Duit Belanja Pegawai Terancam ...

SENIN, 24 MEI 2021 | 13:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anggaran belanja pegawai kementerian/lembaga (K/L) tahun ini bakal kembali di refocusing pemerintah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan nomor S-408/MK.02/2021 yang diteken dan terbit pada 18 Mei.

Di dalam beleid tersebut diterangkan, refocusing anggaran dilakukan guna menjaga defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2021, mengamankan pelaksanaan pengadaan vaksin Covid-19, penanganan pandemi di dalam negeri, dan pemulihan ekonomi nasional.

Sehubungan dengan itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meminta K/L mematuhi Peraturan Pemerintah (PP) 63/2021, yang isinya memotong tunjangan kinerja (tukin), THR, dan Gaji ke-13 ASN, Pensiunan, Penerima Pensiunan, dan Penerima Tunjangan Tahun 2021.

"Berkenaan dengan hal tersebut, Kementerian dan Lembaga diminta untuk melakukan penghematan belanja K/L TA 2021 dari alokasi tunjangan kinerja (tukin) THR dan Gaji ke-13 sebagai tindak lanjut dari PP No. 63 Tahun 2021 dengan besaran sebagaimana tercantum dalam lampiran surat," tulis SE Sri Mulyani yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL pada Senin (24/5).

Selain itu, juga dijelaskan dalam beleid ini terkait sumber penghematan belanja pegawai yang meliputi anggaran untuk pembayaran komponen tukin, THR dan Gaji ke-13, baik dalam bentuk rupiah maupun non rupiah (BLU).

Karena itu, Sri Mulyani dalam beleid tersebut menegaskan kepada seluruh K/L untuk menyerahkan surat revisi anggaran belanja pegawai. Jika tidak, maka Kementerian Keuangan bakal memberikan sanksi tegas berupa penghentian pencairan anggaran belanja pegawai.

"Dalam hal sampai dengan tanggal 28 Mei 2021, usul revisi anggaran tidak disampaikan, maka akan dilakukan pemblokiran anggaran oleh Kementerian Keuangan," demikian tulis beleid tersebut.

Populer

Polemik Jam Buka Toko Kelontong Madura di Bali

Sabtu, 27 April 2024 | 17:17

Kaki Kanan Aktor Senior Dorman Borisman Dikubur di Halaman Rumah

Kamis, 02 Mei 2024 | 13:53

Bey Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Haji Jawa Barat

Rabu, 01 Mei 2024 | 08:43

Pj Gubernur Jabar Ingin Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Sempurna

Kamis, 02 Mei 2024 | 03:58

Bocah Open BO Jadi Eksperimen

Sabtu, 27 April 2024 | 14:54

Kantongi Sertifikasi NBTC, Poco F6 Segera Diluncurkan

Sabtu, 04 Mei 2024 | 08:24

Pj Gubernur Jabar Minta Pemkab Garut Perbaiki Rumah Rusak Terdampak Gempa

Senin, 29 April 2024 | 01:56

UPDATE

Menag Cek Persiapan Akhir Layanan Jemaah Haji di Arab Saudi

Selasa, 07 Mei 2024 | 02:05

Baru Kantongi 100 Ribu KTP, Noer Fajriensyah Ngebet Maju Pilgub Jakarta

Selasa, 07 Mei 2024 | 02:02

Politikus Perempuan di DPR Diprediksi Bertambah 10 Orang

Selasa, 07 Mei 2024 | 01:29

PDIP Tancap Gas Godok Nama-Nama Calon di Pilkada 2024

Selasa, 07 Mei 2024 | 01:26

Pemprov DKI Tak Serius Sediakan TPU di Kepulauan Seribu

Selasa, 07 Mei 2024 | 01:00

Subholding Pelindo Siap Kelola Area Pengembangan I Bali Maritime Tourism Hub

Selasa, 07 Mei 2024 | 00:40

Ridwan Kamil-Bima Arya Berpeluang Dipromosikan 3 Parpol Besar di Pilgub Jakarta

Selasa, 07 Mei 2024 | 00:32

DPRD DKI Terus Dorong Program Sekolah Gratis Direalisasikan

Selasa, 07 Mei 2024 | 00:24

Buku "Peta Jalan Petani Cerdas" Panduan Petani Sukses Dunia Akhirat

Senin, 06 Mei 2024 | 23:59

Popularitas Jokowi dan Gibran Tetap Tinggi Tanpa PDIP

Senin, 06 Mei 2024 | 23:11

Selengkapnya