Berita

Aktivis Petisi 28, Haris Rusy Moti/Net

Politik

Tarik Tunai Dan Cek Saldo Bank BUMN Akan Dikenakan Biaya, Haris Rusly Moti: Kenyang Benar Drakula Oligarki

SENIN, 24 MEI 2021 | 03:29 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Mulai 1 Juni 2021 seluruh Bank BUMN akan menyesuaikan tarif pada setiap transaksi tunai dan cek saldo.

Dalam setiap transaksi tarif yang dikenakan transaksi cek saldo sebesar Rp 2.500 dan tarik tunai Rp 5.000.

Kebijakan itu mendapat sorotan dari Aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti.


Melalui laman Twitter pribadinya, Haris menguraikan kalkulasi soal potensi pendapatn bank BUMN apabila kebijakan itu berlaku.

Haris kemudian mensimulasikan kalau dalam sehari ada 10 juta transaksi, berarti pendapatan setiap harinya bisa menyentuh angka Rp 50 miliar.

"Bayangkan jika sebulan 50 miliar x 30 = 1.500.000.000.000 (Rp 1,5 triliun)," demikian cuitan Haris, Minggu malam (23/5).

Haris heran dengan kebijakan tersebut karena seluruh uang yang disimpan nasabah sudah dikenakan pajak oleh pihak bank.

"Kenyang benar drakula oligarki di era Pak Jokowi," demikian komentar Haris.

Bank yang akan memberlakukan pengenaan tarif itu adalah PT Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia, PT Bank Negara Indonesia, dan PT Bank Tabungan Negara.

Pengenaan tarif itu nantinya apabila nasabah BNI ingin mengecek saldo di mesin atm link BRI maka akan dikenakan tarif.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya