Berita

Politisi PDIP, Diah Pitaloka/Net

Politik

Sejumlah Tokoh Perempuan Masuk Bursa Capres 2024, PDIP: Publik Melihat Tidak Ada Masalah Perempuan Jadi Pemimpin

SABTU, 22 MEI 2021 | 18:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sejumlah lembaga survei mulai ramai menguji tingkat keterpilihan tokoh-tokoh perempuan nasional untuk menjadi calon presiden untuk Pemilu 2024 mendatang.

Tak terkecuali survei yang dilaksanakan Lembaga Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) bertema "Sumber Kepemimpinan Nasional: Menuju 2024" pada Sabtu (22/5).

PDI Perjuangan menyambut baik hasil survei ARSC ini, karena dinilai ada harapan yang disampaikan masyarakat terhadap kaum perempuan untuk menjadi pemimpin negara.


Politisi PDIP, Diah Pitaloka melihat hasil survei ARSC ini memberikan satu kajian kuantitatif yang bisa dijadikan pertimbangan untuk masyarakat memilih presiden pada 2024 dari tokoh perempuan.

Pada survei tersebut, ada dua tokoh perempuan yang dipandang paling pantas menjadi calon presiden. Yakni, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Sosial yang juga kader PDIP, Tri Rismaharini.

"Kita melihat ada statement konsisten dari survei ini, perempuan tak masalah menjadi presiden," kata Diah yang menjadi pembicara dalam acara rilis survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC), siang tadi.

Lebih lanjut, Diah berpendapat hasil survei ARSC ini membawa sebuah pesan yang cukup kuat. Di mana, masyrakat telah membuka kesempatan bagi kaum perempuan untuk berkiprah di dalam pucuk pimpinan paling tinggi di negara Indonesia.

"Itu cukup strong pesannya, ada perubahan nilai dari generasi di Indonesia dari momen politik ini. Ini adalah satu nilai baru bagi pemilih Indonesia bahwa perempuan sudah mulai diterima," terangnya.

"Publik sudah mulai melihat tidak ada masalah perempuan berada di tampuk kepemimpinan," demikian Diah.

Hasil survei ARSC terkait tingkat keterpilihan capres perempuan untuk pemilu 2024 memasukkan sejumlah nama menteri, eks menteri, hingga tokoh politik dan atau masyarakat nasional.

Di mana hasilnya, posisi tertinggi untuk figur perempuan adalah Susi Pudjiastuti sebesar 24,21 persen, disusul Tri Rismaharini (Menteri Sosial) diurutan kedua yang mendapat suraa dari responden sebesar 17,66 persen.

Posisi berikutnya ada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 11,07 persen, Menteri Keuangan Sri Mulyani 10 persen, Ketua DPR RI Puan Maharani 4,01 persen.

Kemudian di posisi keenam ada ada tokoh Nahdlatul Ulama Yenny Wahid sebesar 3,14 persen, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri 2,79 persen, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah 1,32 persen, dan Iriana Joko Widodo 1,07 persen.

Survei ARSC melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi dengan 60 persen berusia muda di bawah 30 tahun dan usia minimal 17 tahun.

Metode survei yang dipakai adalah multistage random sampling dan dilakukan selama periode 26 April-8 Mei melalui sambungan telepon. Adapun margin error survei plus minus 2,9 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya