Berita

Ketua Bappilu Partai Golkar, Maman Abdurrahman/Net

Politik

Golkar Tidak Risau Anies-Prabowo-Ganjar Masih Yang Tertinggi Di Temuan Survei

SABTU, 22 MEI 2021 | 16:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Posisi figur calon presiden unggulan hasil survei yang dirilis Akar Rumput Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) bukan hal istimewa bagi Partai Golkar.

Hasil survei ARSC hari ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menempati urutan teratas disusul Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Posisinya Pak Anies kalau berdasarkan temuan ARSC di nomor satu, Pak Prabowo di nomor dua, Pak Ganjar tetap di nomor tiga, artinya tiga besarnya di situ-situ saja," ujar Ketua Bappilu Partai Golkar, Maman Abdurrahman.


"Kalau bagi kami di Partai Golkar, kami santai," sambung dia saat jadi pembicara rilis survei ARSC secara virtual, Sabtu (22/5).

Dikatakan Maman, elektabilitas Anies unggul karena perjalanan politiknya saat bertarung di Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017.

"Contoh misalnya Pak Anies, beliau sudah gerak sejak pilgub kemarin karena DKI kan epicentrum. Ketika dia (Anies) maju jadi gubernur, tentu akan menjadi perhatian seluruh Indonesia," imbuhnya.

Begitu juga dengan Prabowo, kata Maman, posisi Menteri Pertahanan itu unggul di posisi kedua karena pengalamannya maju di tiga kali gelaran pilpres.

"Beliau sudah maju menjadi calon presiden, calon wakil presiden dari tiga periode yang lalu, artinya beliau punya waktu cukup panjang untuk menggalang kekuatan, makanya dari awal kami tidak terlalu surprise kalau melihat peta itu," jelasnya.

Soal munculnya Ganjar Pranowo, lanjut Maman, juga bukanlah hal yang perlu dirisaukan. Sebagai kader PDIP, tidak mudah bagi Ganjar masih harus bersaing dengan nama besar lain di internal, seperti Ketua DPR RI Puan Maharani.

"Ketiga Pak Ganjar, memang harus diakui Pak Ganjar muncul, tapi kita tidak tahu apakah di internal PDIP akan mendorong beliau," pungkas Maman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya