Berita

Presiden Xi Jinping/Net

Dunia

70 Tahun Hubungan China-Pakistan, Xi Bertekad Perdalam Kerja Sama Ekonomi Beijing-Islamabad

SABTU, 22 MEI 2021 | 06:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden China Xi Jinping dan mitranya dari Pakistan Arif Alvi saling bertukar ucapan selamat atas hubungan diplomatik yang sudah terjalin selama 70 tahun antara kedua negara pada Jumat (21/5) waktu setempat.

Dalam percakapan via telepon, Xi sepakat untuk memperdalam komunikasi strategis bilateral dan kerja sama pragmatis, dan untuk mempromosikan operasi berkualitas tinggi dari Koridor Ekonomi China-Pakistan ( CPEC).

Dalam pesannya, Xi mengatakan bahwa dirinya bersedia bergandengan tangan dengan pemimpin Pakistan itu untuk membangun komunitas China-Pakistan yang lebih dekat dengan masa depan bersama, di era baru untuk kepentingan kedua negara dan rakyatnya.


"China dan Pakistan adalah mitra kerja sama strategis segala cuaca dan saling mendukung satu sama lain dalam masalah-masalah yang menyangkut kepentingan inti dan perhatian utama negara masing-masing," kata Xi, seperti dikutip dari Xinhua.

"Rasa saling percaya dan persahabatan antara kedua negara telah bertahan dalam ujian dari lanskap internasional yang berubah selama 70 tahun terakhir dan selalu tetap kokoh," katanya.

Xi menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir, dengan upaya bersama dari kedua belah pihak, pembangunan CPEC telah mencapai hasil yang luar biasa, membawa manfaat penting bagi kedua bangsa dan menambah dorongan kuat bagi kemakmuran regional.

Xi mengatakan, persahabatan kedua negara juga semakin erat dan meningkat saat sama-sama menghadapi cobaan pandemi Covid-19.

Bersamaan dengan Xi dan Alvi, Perdana Menteri China Li Keqiang juga bertukar pesan ucapan selamat dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.

Dalam pesannya, Li mengatakan China selalu memprioritaskan Pakistan dalam kebijakan luar negerinya, dan siap bekerja dengan Pakistan untuk meningkatkan kemitraan kerja sama strategis ke tingkat yang lebih tinggi dalam 70 tahun ke depan.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya