Berita

Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Ahmad Noor Supit/Ist

Politik

HUT SOKSI Ke-61, Ahmadi Noor Supit Bicara Semangat Kader Hingga Presiden Baru 2024

JUMAT, 21 MEI 2021 | 15:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) telah memasuki usia ke-61 pada 20 Mei 2021.
Dalam perayaan ulang tahun yang dibalut halal bihalal, Ketua Umum Depinas SOKSI, Ahmadi Noor Supit mengapresiasi senior-senior SOKSI yang tetap memberikan semangat dalam menjalankan organisasi pendiri Partai Golkar itu.

Menurut Supit, para senior bangga sebagai kader SOKSI sehingga punya pedoman dan pegangan yang kuat dalam mengabdi kepada bangsa.

"Dengan itu, mereka mengetahui bagaimana cara mengabdi kepada bangsa dan negara. Para kader SOKSI di daerah merasakan bangga sekali menjadi bagian dari SOKSI," kata Ahmadi Noor Supit dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/5).

"Dengan itu, mereka mengetahui bagaimana cara mengabdi kepada bangsa dan negara. Para kader SOKSI di daerah merasakan bangga sekali menjadi bagian dari SOKSI," kata Ahmadi Noor Supit dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/5).

Supit mengatakan, tanggung jawab moril SOKSI untuk menata karyawan, buruh, dan siapa pun yang ingin bekerja dan berkarya kepada sesuatu yang bermanfaat dan bisa dilaksanakan di Indonesia.

"Itu mungkin yang harus kita berikan pikiran. Jika kita lakukan dengan sepotong-sepotong, yang terjadi pikiran itu mendapat bantahan dari orang yang merasa maju yang mengadopsi tanpa melihat kondisi di Indonesia," ujarnya.

Sebab, menurut Supit, cara berpikir masyarakat sehari-hari di Papua, Sumatera, Kalimatan, Jawa, dan lainnya berbeda-beda, bahkan di Jawa ada kelasnya. Ini tidak bisa sepenuhnya mengadopsi dari luar.

"SOKSI harus berani jujur menyampaikan kondisi Indonesia saat ini. Jangan dibiasakan berpikir dan menyampaikan sesuatu yang tidak pasti," tambahnya.

Ia kemudian menyinggung dinamika politik Tanah Air saat ini, salah satunya soal isu presiden tiga periode yang sempat berembus. Menurut konstitusi, saat ini yang berlaku jabatan presiden di Indonesia adalah dua kali.

Meski demikian, ia tak menampi bila secara politik, jabatan presiden bisa saja lebih dari dua periode.

"Tapi secara konstitusional sekarang yang berlaku dua kali presiden. Artinya akan ada presiden baru pada 2024 nanti. Sesuai dengan konstitusional yang berlaku," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya