Berita

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno/Net

Politik

PDIP Yakin Tax Amnesty Jilid II Bisa Hasilkan Rp 200 Triliun

JUMAT, 21 MEI 2021 | 13:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana Presiden Joko Widodo untuk kembali melakukan pengampunan pajak atau tax amnesty mendapat dukungan dari anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno.

Rencana ini muncul setelah Presiden Jokowi bersurat kepada DPR RI untuk merevisi UU Ketentuan Umum Perpajakan (KUP).

Menurut Hendrawan, usulan tax amnesty jilid II tidak lepas dari pengalaman tax amnesty pertama yang digelar tahun 2016 hingga 2017 lalu. Di mana deklarasi cukup sukses, tapi repatriasi masih rendah.


“Jadi potensi sesungguhnya masih cukup besar. Ini sesuai dengan tesis ekonomi, orang-orang kaya punya hasrat besar untuk mengamankan aset-asetnya,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/5).

Poiitisi PDI Perjuangan ini memperkirakan pengampunan pajak jilid II akan mampu menyerap penerimaan keuangan negara dari pajak yang besar. Terpenting, sambungnya, ada kepastian hukum yang jelas dan tegas.

Jangan sampai ada potensi penyalahgunaan data/informasi yang bisa disalahgunakan oleh siapa pun dan otoritas manapun.

"Perkiraan saya TA jilid-2 bisa menghasilkan sekitar Rp 200 T. Syaratnya, kepastian hukumnya diperjelas dan dipertegas,” tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Arahan Presiden, Penjahit Pribadi Bentuk Satgasus Garuda Guna Bantu Korban Bencana

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:11

Publik Diajak Berprasangka Baik ke Prabowo soal Gabung BoP Bentukan Trump

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:08

Kejagung Tindak Tegas Jaksa Diduga Bermasalah di Daerah

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:01

Dolar AS Tertekan, Sentuh Level Terendah Hampir Empat Tahun

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:57

Kemenhaj Borong Bumbu Nusantara UMKM ke Dapur Haji

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:48

IHSG Ambruk 6,53 Persen Pagi Ini

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:47

Kekosongan Posisi Wamenkeu Dinilai Bisa Picu Reshuffle di Kementerian Lain

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:42

KPK Bakal Perpanjang Pencekalan Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:29

Realisasi DMO Minyakita Melambat, Ekspor CPO Tertekan

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:25

Bursa Asia Menguat Ikuti Reli Wall Street

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:10

Selengkapnya