Berita

Untuk rasa pendukung Israel dan Palestina di Time Square, Manhattan/Net

Dunia

Genjatan Senjata Diumumkan, Pengunjuk Rasa Pro Israel dan Pro Palestina Malah Bentrok Besar Di Manhattan

JUMAT, 21 MEI 2021 | 13:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengunjuk rasa pro Palestina dan Pro Israel terlibat bentrok di Kota Manhattan, Jumat (21/5). Polisi segera melakukan penangkapan terhadap pihak-pihak yang diduga meletuskan provokasi dan membuat keributan.

Para pengunjuk rasa berkumpul di Times Square, Manhattan tak lama setelah pengumuman kesepakatan damai Israel-Hamas. Mereka merayakan peristiwa itu dengan penuh suka cita. Sayangnya, terjadi gesekan ketika pendukung masing-masing kubu meneriakkan yel-yel kemenangan.

Pengunjuk rasa dari kedua belah pihak berkelahi satu sama lain. Polisi yang melerai pun terkena lemparan botol dan pukulan.  


Newsweek melaporkan, Kantor NYPD telah mengkonfirmasi bahwa aparat terpaksa melakukan penangkapan. dan mengepug area Time Square agar pertikaian tidak semakin meluas. Polisi tidak menyebutkan berapa jumlah orang yang telah ditangkap terkait kerusuhan itu.

"Situasi sangat tidak stabil," lapor koresponden CBS NewsNation, Tom Negovan, Jumat (21/5).

"Pengunjuk rasa dari kedua sisi melempar botol air dan barang-barang lainnya, juga meneriakkan kata-kata kotor," katanya.

Ketika para pengunjuk rasa berkumpul di Times Square dalam jumlah yang banyak dan cepat, aparat segera bersiaga menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, dan ternyata benar," kata polisi.

Mulanya, protes berjalan damai. Namun, ada yang memicu kerusuhan sehingga terjadi bentrokan.

Meia sosial Twitter diramaikan dengan aksi bentrokan itu. Beberapa akun Twitter memposting cuplikan dari apa yang tampak seperti kembang api yang meledak di jalan ke-47 di Distrik Diamond di tengah kota dekat Times Square, tetapi tidak jelas siapa atau pihak mana yang memicu perangkat tersebut.

Gencatan senjata mulai berlaku pada pukul 2 pagi hari Jumat di Gaza, yang kira-kira pukul 7 malam ET Kamis. Kesepakatan untuk perdamaian sementara datang setelah 11 hari pertempuran di mana 12 warga Israel dan setidaknya 227 warga Palestina tewas.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya