Berita

Massa membakar Polsek Candipuro, Lampung Selatan/Net

Presisi

Tepis Pelayanan Kurang Maksimal, Polisi Dalami Motif Massa Bakar Polsek Candipuro

KAMIS, 20 MEI 2021 | 19:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mabes Polri menepis spekulasi penyebab massa membakar Mapolsek Candipuro, Lampung Selatan karena tak puas dengan pelayanan yang diberikan.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan, saat ini Polres Lampung Selatan tengah melakukan pendalaman terkait penyebab pasti mengapa massa bisa marah hingga melakukan pembakaran Mapolsek.

"Motif dari pembakaran tersebut masih didalami," kata Ahmad kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/5).


sebelumnya, ramai diberitakan penyebab massa membakar Mapolsek Candipuro  karena dipicu oleh pelayanan kepolisian yang dianggap kurang maksimal terhadap kasus begal pengendara motor.

Ahmad menambahkan, sejauh ini telah mengamankan 14 orang tersangka. Ke-14 tersangka yang diamankan terdiri dari inisiator aksi, provokator yang menyulut massa agar melakukan pembakaran hingga warga yang hanya ikut-ikutan saat peristiwa pembakaran terjadi.

"Pelaku pembakaran sendri yang telah diamankan dia mengaku hanya ikut-ikutan, tidak mengerti persoalan sehingga dia melakukan tersebut. Polres Lampung selatan sedang ungkap latar belakang, motif, modus para pelaku," demikian Ahmad Ramadhan.



Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya