Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Sebut Padang Sebagai Provinsi, Politikus PKB: Biasa, Kepeleset Lidah

KAMIS, 20 MEI 2021 | 14:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Untuk kesekian kalinya, Presiden Joko Widodo 'kepeleset lidah' saat berpidato di depan masyarakat. Terkini, Presiden Jokowi menyebut Padang sebagai provinsi saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Riau, Rabu (19/5).

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Luqman Hakim menilai, kesalahan pengucapan merupakan kejadian biasa dan wajar. Bisa dialami siapa saja.

"Orang kepeleset lidah itu biasa. Semua orang pasti pernah dan sering mengalami seperti itu. Maksud Presiden, Kota Padang, bukan provinsi Padang," kata Luqman, Kamis (20/5).


Lebih lanjut, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memandang hal tersebut tidak perlu dibesarkan.

Ia justru menyoroti jika ada pihak-pihak, terlebih oposisi, yang mempermasalahkan salah ucap Jokowi.

"Kalau oposisi masih saja mempersoalkan hal-hal sepele seperti itu, sesungguhnya menunjukkan mereka tidak memiliki kemampuan untuk melakukan kritik-kritik mendasar atas kebijakan yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak,” tandasnya.

Presiden Jokowi menyebut Padang sebagai provinsi saat meninjau Jalan Tol ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang, Kota Pekanbaru, Rabu (19/5).

Saat berpidato, Jokowi membahas soal konektivitas antardaerah. Ia berharap konektivitas akan meningkatkan mobilitas orang dan barang.

"Kita harapkan mobilitas barang, mobilitas orang bisa dipercepat dan kita memiliki daya saing yang tinggi terhadap negara-negara lain dan produk-produk yang ada," ucap Jokowi.

Nah, saat itulah Jokowi menyebut jalan tol yang baru itu akan menghubungkan Provinsi Riau dengan Provinsi Padang.

"Baik di Provinsi Riau dan di Provinsi Padang, nantinya akan memiliki daya saing yang baik terutama dalam rangka bersaing dengan produk-produk dari negara-negara lain," lanjutnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Presiden Prabowo Minta Fokus Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:15

BMKG: Cuaca Ekstrem Efek Samping OMC adalah Kekeliruan Sains

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:58

Kasus Penjual Es Gabus di Kemayoran Disorot DPR

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:54

Berikut Tiga Kesimpulan RDPU DPR soal Kasus Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:35

Disanksi Disiplin, Serda Heri Minta Maaf dan Peluk Pedagang Es Gabus

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:29

Pemuda dan Aktivis Mahasiswa Ingin Dilibatkan dalam Tim Reformasi Polri

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:20

Raja Juli Pantas Masuk Daftar List Menteri yang Harus Diganti

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Kacamata Kuda Hukum Positif

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Thomas Djiwandono Tegaskan Tidak Ada Cawe-cawe Prabowo

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:33

Lomba Menembak TSC Panglima Kopassus Cup 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:22

Selengkapnya