Berita

Ketua DPR AS Nancy Pelosi/Net

Dunia

Pengamat: Seruan Boikot Olimpiade Beijing Oleh Pelosi Berlebihan, Dia Sosok Masa Lalu Yang Terbentuk Dari Perang Dingin

KAMIS, 20 MEI 2021 | 11:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China menyatakan ketidakpuasan dan penentangan atas pernyataan Ketua DPR AS Nancy Pelosi yang menyerukan negara-negara di dunia untuk melakukan ‘boikot diplomatik’ atas perhelatan Olimpiade Beijing 2022.

Pada sidang Komisi Hak Asasi Manusia Tom Lantos di DPR pada hari Selasa (18/5), Pelosi mendesak AS dan negara lain untuk tidak mengirim delegasi tingkat tinggi ke Olimpiade Beijing 2022, tujuannya untuk menekan pemerintah China atas apa yang disebut penganiayaan terhadap etnis Uighur di Xinjiang.

“China sangat tidak puas dan dengan tegas menentang seruan Pelosi untuk memboikot,”kata  juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian, seperti dikutip dari Global Times, Kamis (20/5).


“Pernyataan pribadi beberapa individu AS penuh dengan kebohongan dan informasi palsu dan mewakili lelucon khas Amerika yang pasti akan gagal,” ujarnya.

Sementera juru bicara Kedutaan Besar China di AS, Liu Pengyu mengatakan kepada Reuters: “Apa yang membuat beberapa politisi AS berpikir bahwa mereka sebenarnya memiliki apa yang disebut 'otoritas moral?' Mengenai masalah hak asasi manusia, mereka tidak dalam posisi, baik secara historis atau saat ini, untuk membuat kritik tidak berdasar yang tidak berdasar terhadap China.”

Pandangan dari para pengamat China mengatakan, seruan boikot Pelossi terlalu berlebihan. Mereka setuju bahwa itu adalah taktik yang ingin digunakan oleh pemerintahan Biden untuk memenangkan dukungan untuk pemilihan paruh waktu, dan bahkan jika boikot akan diterapkan, itu hanya akan berdampak kecil pada Olimpiade.  

Seruan untuk memboikot Olimpiade Beijing 2022 telah dimulai beberapa bulan lalu di kalangan politisi Barat, alasan mereka  sama, rumor pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang’. Namun, hingga saat ini tidak ada pemerintah Barat yang secara resmi tunduk pada tekanan politik semacam itu.

Pernyataan hari Selasa itu menjadikan Pelosi sebagai politisi Amerika berpangkat tertinggi yang menyerukan boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Profesor di Institut Hubungan Internasional di Universitas Urusan Luar Negeri China, Li Haidong mengatakan Pelosi salah mengira bahwa ketika AS meneriakkan kata-kata dengan lantang, negara-negara lain akan menanggapi ideologi quixotic dan narsistiknya dan melupakan kegagalan besar AS pada kebijakan dalam dan luar negeri masa lalu serta dampak negatif yang mereka timbulkan pada dunia.

“Pelosi melebih-lebihkan seruan AS sambil meremehkan penilaian negara lain,” katanya.

“Pelosi yang berusia 81 tahun adalah sosok khas dari masa lalu yang membentuk pandangan dunianya selama Perang Dingin. Jelas, dia gagal mengikuti perkembangan era baru,” lanjutnya.

Lebih lanjut Li mengatakan, ‘boikot diplomatic’ dari Olimpiade Beijing 2022 yang diinginkan oleh Pelosi lebih merupakan upaya untuk memperebutkan dominasi diplomatik dengan Gedung Putih dan mempengaruhi pemerintahan Biden.

Cui Hongjian, direktur Departemen Studi Eropa di Institut Studi Internasional China mengatakan, sementara kelompok garis keras AS di China secara terbuka menyerukan boikot Olimpiade 2022, pemerintah AS relatif berhati-hati atas masalah tersebut.

“Pemerintah AS belum mencapai konsensus apa pun, dan tidak mungkin mengikat di negara-negara Barat lainnya,” katanya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya