Berita

Direktur Al Mentra Institute, Karman BM/Ist

Politik

Al Mentra Institute: Dinamika Israel-Palestina Jangan Sampai Ganggu Kedamaian Dalam Negeri

RABU, 19 MEI 2021 | 21:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perbincangan mengenai konflik antara Israel dan Palestina belakangan kian ditanggapi beragam oleh publik Tanah Air.

Bahkan di lini media sosial, tak sedikit memiliki pandangan berbeda dengan pemerintah dan sejumlah tokoh yang lebih pro terhadap kemerdekaan Palestina.

Ragam pandangan publik ini pun diamini oleh Direktur Al Mentra Institute, Karman BM. Menurutnya, perbedaan pandangan terjadi lantaran adanya perbedaan latar belakang di masyarakat Indonesia.


"Dalam melihat dinamika Palestina-Israel, masyarakat Indonesia memiliki argumentasi teologi yang beragam. Kita memahami itu, perbedaan persepsi teologis tersebut disebabkan karena keragaman latar belakang," kata Karman BM kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/5).

Berkenaan dengan ragam persepsi terkait konflik di Palestina, Ketua Bidang Keorganisasian Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPP-PGK) ini mengingatkan agar publik Tanah Air tidak justru membuat dinamika dalam negeri menjadi gaduh.

"Namun satu hal harus kita pegang, bahwa apa pun itu realitasnya di antara Palestina-Israel dan juga persepsi yang terbangun, jangan sampai mengganggu ketertiban dan kedamaian dalam negeri kita," tekan Karman.

"Sesuai amanat konstitusi kita, bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan penjajahan harus dihapus. Itu nilai dan pesan yang harus kita pegang. Dan kita berdiri di atas itu," demikian Karman BM.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya