Berita

Putri Presiden pertama RI Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri/Rep

Politik

Rachmawati Menangis, Ajak Masyarakat Internasional Dukung Kemerdekaan Palestina

RABU, 19 MEI 2021 | 17:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, tak dapat menahan air mata ketika menyampaikan sikapnya terkait kekerasan dan kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina yang sedang berlangsung.

Air mata Rachmawati itu tumpah saat menjadi pembicara dalam Webinar Kebangsaan bertema "Dukungan Indonesia untuk Palestina" yang digagas Partai Keadilan Sejahtera, Rabu (19/5).

"Beberapa hari terakhir ini kita menyaksikan, kebrutalan zionis Israel menghancurkan Palestina, korban sudah hanyak berjatuhan, terutama wanita dan anak-anak," ujar Rachmawati yang berbicara dari ruang kerjanya di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat.
Kekerasan dan kekejaman Israel yang sedang disaksikan masyarakat internasional ini mengingatkan Rachmawati pada kejadian di tahun 2014 lalu.

Kekerasan dan kekejaman Israel yang sedang disaksikan masyarakat internasional ini mengingatkan Rachmawati pada kejadian di tahun 2014 lalu.

"Di mana tingkat kerusakan selama serangan 30 hari pada tahun 2014 sama seperti serangan tiga hari pada tahun 2021," katanya.

Menurutnya, kekejaman Israel membuka mata seluruh masyarakat dunia bahwa apa yang terjadi di Palestina bukan semata-mata konflik, melainkan sebuah tragedi kemanusiaan yang sangat kejam.

"Seperti yang dikatakan Bung Karno, ini penindasan manusia terhadap manusia lain, dan penindasan satu bangsa terhadap bangsa lain. Ini sangat bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. It is not fair," tegasnya.

"Oleh karena itu, sudah selayaknya kita mengutuk keras tindakan zionis Israel tersebut terhadap bangsa Palestina," imbuhnya.

Rachmawati juga mengingatkan, Bung Karno pernah mengatakan bahwa selama bangsa Palestina belum merdeka sepenuhnya, maka selama itu bangsa Indonesia mengecam penjajahan Israel.

"Oleh karena itu saya menyerukan kepada dunia internasional khususnya PBB, untuk mengambil langkah-langkah segera dalam menyelesaikan masalah Palestina," ucap pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) itu.

Webinar kebangsaan ini dibuka Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang menjadi pembicara kunci. Selain Rachma, tokoh lain yang hadir baik secara langsung maupun virtual adalah Wakil Duta Besar Palestina untuk RI Ahmad Metani, Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, cendikiawan muslim Azyumardi Azra, Ketua Umum DDII Adian Husaini.

Juga hadir Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia, Wakil Ketua Umum DPP PKB Luluk Nur Hamidah, Ketua DPP Permabudhi Prof. Philip K. Wijaya, tokoh Tionghoa Indonesia Lieus Sungkarisma, Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, dan Wakil Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Mejelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya