Berita

Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin takziah ke rumah duka Almarhum Wimar Witoelar, di Jalan Madrasah, Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (19/5)/RMOL

Politik

Ali Ngabalin Kenang Almarhum Wimar Witoelar Saat Masa-masa Di UI

RABU, 19 MEI 2021 | 14:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin mengaku kehilangan atas wafatnya mantan Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Wimar Witoelar.

Ada pesan terakhir Wimar yang diingat Ali sebelum pemilik Biro Konsultan InterMatrix Communication itu menghembuskan nafas terakhir di RS Pondok Indah, pagi tadi.

"'Li jangan kendor', begitu kalimatnya. Ternyata itu pesan terkahir untuk saya. Maka itu saya ya sedih lah ya," kata Ali Ngabalin saat takziah ke rumah duka Wimar, Jalan Madrasah, Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (19/5).


Ali mengaku cukup dekat dengan almarhum. Saat masih mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia, dia kerap berjumpa dengan kolomnis media nasional maupun internasional itu, sebagai tenaga pengajar alias dosen di UI.

"Waktu saya di UI juga, saya sudah sering kali jumpa. Beliau mengajarkan saya, yang sangat saya ingat itu adalah komunikasi verbal (verbal communication). Jadi karena itu saya juga tidak menyangka pada waktu sekarang ada di KSP, seringkali bersentuhan dengan teman-teman wartawan, semua pengetahuan itu keluar secara cair," kenang Ali Ngabalin.

Wimar Witoelar meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Pondok Indah sejak Rabu (13/5), akibat menderita sepsis multi-organ failure.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya