Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Wacana Sri Mulyani Akan Berdampak Langsung Pada Kondisi Sosial Masyarakat

RABU, 19 MEI 2021 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Keuangan Sri Mulyani didesak menjelaskan soal kemunculan wacana menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN).

Desakan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani saat ditemui di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/5).

"Saya kira itu yang harus kita pertanyakan kepada Menteri Keuangan," tegas Arsul.


Arsul menyebutkan, wacana kenaikan PPN akan berdampak langsung pada kondisi sosial masyarakat. Pasalnya, PPN yang akan dinaikkan adalah barang konsumsi.

"PPN yang mau dinaikkan ini kan justru barang-barang yang dikonsumsi, dibeli oleh masyarakat banyak," kata Wakil Ketua Umum PPP ini.

Lanjutnya, di sisi lain pemerintah baru-baru ini malah menurunkan nilai pajak pada pembelian mobil. Hal ini, tentu hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu atau berbeda dengan pajak barang konsumsi yang dirasakan seluruh masyarakat.

"Ada kelompok masyarakat tertentu yang justru mendapatkan pembebasan dari PPN, yakni pembeli mobil, yang itu adalah barang kalangan menengah ke atas," terangnya.

"Ini kan menjadi kebijakan perpajakan yang kontradiktif, yang justru berpihak kepada kelompok masyarakat yang mampu, tapi tidak berpihak pada kelompok masyarakat kebanyakan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Arsul tidak mau banyak berspekulasi pada wacana itu sampai Sri Mulyani memberikan penjelasan pada DPR RI khususnya di Komisi XI.

"Kita dengarkan dulu apa yang dinyatakan Bu Sri Mulyani di Komisi XI terkait dengan kebijakan ini," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya