Berita

Preiden Rusia Vladiimir Putin/Net

Dunia

Rusia Hormati Posisi Swiss Sebagai Mediator Internasional

RABU, 19 MEI 2021 | 06:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan baik Swiss dengan Rusia dapat terus terjaga karena masing-masing negara saling menghormati kepentingan satu sama lain. Presiden Vladimir Putin memuji posisi Swiss yang netral untuk segala kepentingan internasional.

"Hubungan antara Rusia dan Swiss, yang sudah berlangsung lebih dari 200 tahun, selalu didasarkan pada rasa saling menghormati, saling menguntungkan dan menghormati kepentingan satu sama lain," ujar Putin saat memberikan sambutannya pada upacara untuk menerima kredensial dari duta besar asing, Selasa (18/5).

Moskow menghargai netralitas Swiss dan perannya sebagai mediator internasional dalam perselisihan, kata Putin.


"Kami menjaga dialog politik yang intens, meningkatkan hubungan di berbagai bidang. Kami sangat menghargai netralitas Swiss dan perannya sebagai mediator dalam konflik dan perselisihan internasional," kata Putin, seperti dikutip dari kantor Tass, Selasa (18/5).

Swiss juga akan menjadi lokasi yang paling mungkin untuk pertemuan puncak antara Putin dan mitranya dari AS Joe Biden pada bulan Juni mendatang.

Biden pada Maret mengatakan dia setuju menyebut Putin sebagai adalah 'pembunuh', memancing reaksi marah Rusia dan memanggil duta besarnya untuk Washington untuk meminta penjelasan mengenai pernyataan itu. AS kemudian mengatakan ingin mengadakan pembicaraan dengan Putin dalam rangkaian kunjungannya ke Eropa.

Duta Besar Swiss untuk Rusia Krystyna Marty Lang, mengatakan dalam wawancara dengan TASS, bahwa kedua negara menjaga hubungan baik di semua bidang. Rusia adalah salah satu mitra terpenting Swiss dalam urusan perdamaian, keamanan dan pembangunan ekonomi.

Marty Lang juga mencatat bahwa para pihak terus menjaga kontak pada 2020 meskipun ada pembatasan virus corona dan berencana mengadakan berbagai pertemuan pada 2021.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya