Berita

Ilstrasi/Net

Keamanan

20 Orang Serang Anggota TNI Menggunakan Sajam Di Yakuhimo, Dua Prajurit Gugur

RABU, 19 MEI 2021 | 02:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dua anggota TNI yang tengah bertugas di Dekai, Yakuhimo, Papua dikabarkan gugur usai diserang puluhan orang tak dikenal menggunakan senjata tajam (sajam), pada Selasa (18/5).

Berdasarkan video Antaranews, diterangkan bahwa dua orang prajurit yang gugur tersebut merupakan prajurit TNI Yonif Linud 432 Makassar yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan).

Terdapat 20 orang tidak dikenal dikabarkan menyerang kedua prajurit tersebut saat menjaga pembangunan infrastruktur di Dekai, Yakuhimo, Papua.

Dua pucuk senjata api jenis SS-2 beserta empat magasin milik kedua prajurit tersebut ikut dirampas oleh para penyerang.

Hingga saat ini, aparat TNI-Polri masih mengejar para pelaku.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri menerangkan, pihaknya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan hat-hati.

"Saya sudah berulang kali menyampaikan, kepada semua pasukan penugasan agar dalam merespon kejadian itu harus memperhatikan betul keselamatan pribadi dan para anggota," ujar Irjen Pol Mathius D Fakhiri dalam video yang dikutip Rabu (19/5).

Lebih lanjut, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan bahwa para kelompok penyerangan semacam itu memang mencari senjata api. Sehingga, para prajurit TNI-Polri diharap tetap waspada.

"Karena itulah yang mereka cari. Mengambil pucuk senjata dan mengambil amunisi," tandasnya.

Populer

Senior AHY Minta Dewi Tanjung Tidak Bangunkan Macan Tidar

Sabtu, 17 Juli 2021 | 18:25

Minta Jokowi Tidak Perpanjang PPKM Darurat, Dewi Tanjung: Saya Punya Feeling, Ada Misi Jahat Untuk Jatuhkan Bapak

Sabtu, 17 Juli 2021 | 21:08

Bibit Perpecahan Di Internal Kabinet Mulai Terlihat Nyata

Minggu, 18 Juli 2021 | 11:46

Kalau PPKM Darurat Diperpanjang, Sekjen GPI: Lebih Baik Presiden Mundur!

Minggu, 18 Juli 2021 | 02:59

Dapat Lampu Hijau, Jepang Jadi Negara Pertama Yang Setujui Ronapreve Untuk Pengobatan Covid-19

Selasa, 20 Juli 2021 | 21:48

Setelah Mengaku Diperas Bank Syariah, Jusuf Hamka Kini Dikabarkan Menyesal

Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:43

Analisis Joman, Aksi "Jokowi End Game" Diprakarsai Oleh Tiga Kelompok Ini

Sabtu, 24 Juli 2021 | 02:59

UPDATE

Tanggapi Meme Waktu Makan Di Warteg Tinggal 9 Menit 8 Detik, Anies: Bisa, Insya Allah!

Selasa, 27 Juli 2021 | 09:25

Bantah Kabar Walikota Bandung Bakal Serahkan Jabatan, Politikus PKS: Berlebihan Dan Menyesatkan

Selasa, 27 Juli 2021 | 09:15

Dirgahayu GELAR 90 Ke-31, Dengan Semangat Antikorupsi Terus Mengabdi Untuk Kejayaan NKRI

Selasa, 27 Juli 2021 | 08:58

Alvin Lie: Jika PPKM Diperpanjang Lagi, Maskapai Sudah Siap PHK Besar-besaran

Selasa, 27 Juli 2021 | 08:54

Satgas Covid-19 IDI Apresiasi Kerja Anies Baswedan Cs

Selasa, 27 Juli 2021 | 08:41

Hegemoni Kekuasaan Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 Jokowi

Selasa, 27 Juli 2021 | 08:40

PP 75/2021 Cacat Formil, Dewan Gurubesar UI Minta Jokowi Segera Batalkan Statuta Baru

Selasa, 27 Juli 2021 | 08:25

Fahira Idris: Indonesia Butuh Kebijakan Khusus Buat Anak Yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Selasa, 27 Juli 2021 | 08:17

Akidi Tio, Ai Lap Yu Pul

Selasa, 27 Juli 2021 | 08:12

Kepada Wamenlu Wendy Sherman, China Titip "Daftar Keluhan Dan Tuntutan" Untuk AS

Selasa, 27 Juli 2021 | 07:58

Selengkapnya