Berita

Taiwan melaporkan 240 kasus baru Covid-19 yang ditularkan di dalam negeri serta dua kematian baru/AP

Dunia

Kasus Covid-19 Melonjak, Taiwan Mobilisasi Korps Diplomatik Untuk Percepat Pengiriman Vaksin

SELASA, 18 MEI 2021 | 22:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penularan Covid-19 di Taiwan mengalami lonjakan drastis sejak beberapa hari terakhir. Pada hari ini saja (Selasa, 18/5), Taiwan melaporkan 240 kasus baru Covid-19 yang ditularkan di dalam negeri serta dua kematian baru.

Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung menjelaskan bahwa kasus baru yang dilaporkan hari ini memang lebih sedikit dibandingkan yang dilaporkan pasa hari sebelumnya (Senin, 17/5), yakni 333 kasus.

Namun Chen memperingatkan bahwa peningkatan kasus yang lebih kecil tidak berarti virus telah dikendalikan.


"Kami tidak melihat ini dengan optimisme," tambahnya, seperti dikabarkan Channel News Asia.

Meski begitu, Chen menjelaskan bahwa sebagian besar kasus yang dilaporkan adalah kasus ringan.

Sejak sepekan terakhir, otoritas setempat telah melaporkan lonjakan kasus yang sangat signifikan dengan hampir 1.000 infeksi domestik baru.

Kondisi ini memaksa ibukota Taipei memberlakukan pembatasan baru yang ketat.

Bukan hanya itu, Menteri Pendidikan Pan Wen-chung mengatakan bahwa mulai besok (Rabu, 19/5), semua sekolah di seluruh pulau akan ditutup hingga 28 Mei dan kelas kembali dialihkan secara online.

Menindaklanjuti lonjakan kasus Covid-19 terbaru, Taiwan memobilisasi korps diplomatiknya untuk mengamankan pengiriman vaksin Covid-19 yang lebih cepat.

Sejauh ini, Taiwan sendiri diketahui telah memvaksinasi kurang dari satu persen populasinya.

Dalam komentar yang diterbitkan pada hari Selasa (18/5) oleh Kantor Berita Pusat resmi Taiwan, pejabat tinggi Taipei di Washington mengatakan dia sedang dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat untuk mendapat bagian dosis vaksin Covid-19 yang rencananya akan dikirim oleh Presiden Joe Biden ke luar negeri.

"Kami sedang bernegosiasi dan memperjuangkannya," kata duta besar de facto Taiwan untuk Amerika Serikat, Hsiao Bi-khim.

Dia mengatakan bahwa meskipun pembelian vaksin adalah tanggung jawab kementerian kesehatan Taiwan, peran kantornya adalah berbicara dengan Amerika Serikat tentang mempercepat permintaan tersebut.

Dalam kesempatan berbeda, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen juga pada Selasa (18/5) mengatakan bahwa pihaknya berharap untuk menyediakan vaksin yang dikembangkan di dalam negeri sebelum akhir Juli, dan lebih banyak lagi yang diimpor.

“Vaksin yang kita beli melalui berbagai jalur lambat laun akan datang dari luar negeri. Semuanya tolong jangan khawatir,” ucapnya.

Taiwan telah memesan 20 juta dosis, sebagian besar dari AstraZeneca tetapi juga dari Moderna.

Selain itu, Taiwan juga diperkirakan mendapatkan lebih dari 1 juta suntikan AstraZeneca melalui program berbagi vaksin COVAX untuk negara-negara berpenghasilan rendah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya