Berita

Polres Kediri Kota menjelaskan hasil lab soal dugaan telur palsu/RMOLJatim

Presisi

Polres Kediri Kota Lakukan Uji Lab Atas Dugaan Telur Palsu, Begini Hasilnya

SELASA, 18 MEI 2021 | 17:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus dugaan telur palsu yang cukup menghebohkan warga Kota Kediri telah diselesaikan oleh pihak Polres Kediri Kota.

Untuk memastikan telur-telur tersebut palsu atau asli, Polres Kediri Kota telah melakukan uji laboratorium dengan dibantu Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian Kota Kediri.  

Hasilnya, telur yang sempat diduga palsu itu dinyatakan asli.


Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, Iptu Girindra Wardana mengatakan, telur tersebut disimpan di dalam kulkas dan dimungkinkan suhu di dalam kulkas tidak stabil. Sehingga, telur tersebut menjadi keras dan rusak.

"Saya menegaskan, tidak ada telur palsu di Kota Kediri. Hanya, cara penyimpanan telur tersebut saat di kulkas, suhunya tidak stabil. Sehingga membuat telur itu menjadi mengeras," jelas Girindra, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (18/5).

Girindra menjelaskan, sesuai dengan penelusuran pihak kepolisian ke penjual telur di wilayah Doko Kabupaten Kediri, bahwa telur diambil dari wilayah Blitar dan memang untuk dikonsumsi. Hanya saja, dalam penyimpanan telur tersebut di kulkas, suhunya tidak bagus.

Kasus dugaan telur palsu ramai dibicarakan usai warga Ngadirejo Kota Kediri membeli telur di wilayah Doko Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Telur-telur itu kemudian disimpan di dalam kulkas.

Namun, ketika akan diolah, telur tersebut mengeras. Bukan lagi telur yang biasa dikonsumsi masyarakat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya