Berita

Penanggung jawab aksi buruh bela Palestina, Adjat Sudrajat (kiri)/RMOLJabar

Politik

Bela Palestina, Serikat Buruh Jabar: Israel Penjahat Kemanusiaan

SELASA, 18 MEI 2021 | 15:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan kemanusiaan diberikan gabungan Serikat Buruh (SB) dari Jawa Barat atas konflik Palestina-Israel. Sebab, konflik tersebut telah merenggut nyawa ratusan warga sipil Palestina.

Dukungan tersebut dilakukan gabungan Serikat Buruh dengan turun ke jalan sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan kepada rakyat Palestina. Puncaknya, mereka berkumpul dan berorasi di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (18/5).

"Kami mengutuk keras orang-orang Israel dan yang mendukung atas perilaku penyerangan terhadap rakyat Palestina," kata Penanggung jawab aksi, Adjat Sudrajat, Selasa (18/5), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.
 

 
"Kami menganggap Israel bukan hanya sebagai 'the real terrorist' tetapi sudah menjadi penjahat kemanusian yang telah merampas hak suatu bangsa untuk hidup merdeka sehingga hal tersebut harus disikapi dan dilawan oleh seluruh dunia termasuk Indonesia," tegasnya.

Dalam aksinya, Serikat Buruh juga meminta Pemerintah Indonesia berperan aktif dengan cara apapun termasuk mengefektifkan peran di beberapa organisasi internasional, seperti Komite Pelaksana Hak-Hak yang Tidak Dapat Dicabut Dari Rakyat Palestina (CEIRPP), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Gerakan Non Blok (GNB), maupun perkumpulan tingkat dunia lainnya.

"Melalui aksi unjuk rasa ini, kami serikat pekerja/serikat buruh yang ada di Jawa Barat ingin menunjukkan kepedulian dan keprihatinan kepada rakyat Palestina, kami sangat tidak rela saudara-saudara kami yang berada di Palestina dibantai dengan kejam dan kami menyerukan kepada semua," lanjut Ajat.

Pihaknya berharap pimpinan negara dapat membumihanguskan Israel. Pasalnya, Israel telah begitu sering mengkhianati perdamaian dan melakukan kekejaman-kekejaman yang sudah tidak dapat ditoleransi lagi.

Adapun gabungan Serikat Buruh ini terdiri dari KSPSI, FSP TSK SPSI, SBSI 92, FSPMI, FSP LEM SPSI, SPN, FSPPI, FSP KEP SPSI - GOBSI, KASBI GASPERMINDO, FSP RTMM SPSI, FSP KEP KSPI, FSP KAHUT SPSI, FSPM, PPMI, FSBMM, dan SARBUMUSI.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya