Berita

Perdana Menteri Laos, Phankham Viphavanh/Net

Dunia

PM Laos Kerahkan Anak Buahnya Untuk Mendapat Lebih Banyak Pasokan Vaksin Covid-19

SELASA, 18 MEI 2021 | 14:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Laos, Phankham Viphavanh, telah mengarahkan pihak berwenang untuk mencari dan memperoleh lebih banyak vaksin Covid-19 untuk mempercepat program inokulasi negara itu.

Arahan tersebut disampaikan perdana menteri selama konferensi video dengan Satuan Tugas Nasional untuk Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dan satuan tugas provinsi, Senin (17/5) waktu setempat.

"Akuisisi vaksin dan upaya vaksinasi harus dianggap sebagai pekerjaan utama dan jangan ditunda," katanya, seperti dikutip dari The Star, Selasa (18/5).


Perintah itu datang di tengah lonjakan kasus baru Covid-19 dalam fase gelombang kedua infeksi virus corona di negara Asia itu. Pihak berwenang percaya vaksinasi cepat akan membantu melindungi orang-orang dari virus yang ditakuti.

Hingga saat inu, Laos telah melakukan suntikan dosis pertama vaksin kepada sebanyak 533.172 warganya, sedangkan 90.405 telah menerima dosis kedua pada 16 Mei.

Dengan jumlah total kasus yang dikonfirmasi meningkat menjadi 1.638 pada 17 Mei, termasuk 1.054 kasus aktif yang saat ini sedang dirawat, Perdana Menteri Phankham mengatakan kepada pihak berwenang untuk bertukar informasi tentang praktik terbaik untuk pengobatan dengan negara-negara sahabat.

Dia menyatakan keyakinannya bahwa gugus tugas dan otoritas akan membantu Laos mengatasi wabah dengan bekerja sama dengan berbagai sektor.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya