Berita

Ilustrasi vaksin Covid-19/Net

Kesehatan

Akhir Pekan Ini, Indonesia Akan Dapat Tambahan 16 Juta Dosis Vaksin

SELASA, 18 MEI 2021 | 14:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia akan kembali kedatangan tambahan vaksin sebanyak 16 juta dosis vaksin curah pada akhir pekan ini.

Hal tersebut dilaporkan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Cecep Herawan, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI, Selasa (18/5).

Cecep juga melaporkan, terdapat dua strategi yang terus dijalankan Indonesia secara pararel guna mengamankan ketersediaan vaksin.


Pertama, melalui kerja sama internasional yang bersifat jangka pendek baik dalam langkah bilateral maupun multilateral. Kedua, melalui strategi jangka panjang dengan pengembangan vaksin nasional oleh konsorsium vaksin nasional.  

"Melalui dua strategi yang dimaksud, sejauh ini Indonesia berhasil mengamankan sejumlah 75.950.500 dosis vaksin yang telah sampai di Indonesia," ujar Cecep.

Rinciannya, vaksin Sinovac sebanyak 68.500.000 dosis;  AstraZeneca melalui Covac Fasility Multilateral sebesar 6.410.500 dosis; Sinopharm dalam rangka vaksin Gotong Royong sebesar 500.000 dosis; dan vaksin Sinopharm sumbangan dari Uni Arab Emirat sebesar 500.000 dosis.

"Pengiriman selanjutnya insyaAllah vaksin Sinovac, akan tiba pada akhir pekan ini sebanyak 16 juta dosis vaksin curah," ungkapnya.

Selain Sinovac, Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Luar Negeri terus berupaya untuk memaksimalkan pengadaan vaksin dari negara-negara produsen.

"Beberapa vaksin melalui jalur bilateral untuk program vaksinasi nasional, yaitu vaksin AstraZeneca, vaksin Novavax dari produsen serum institute India, dan vaksin Pfizer untuk pengiriman bertahap pada tahun 2021 ini," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keputusan Jokowi Cawe-cawe PSI Kurang Tepat

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11

Ryamizard Ryacudu: Jenderal Tempur yang Memilih Jalan Ketegasan

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03

Daging Kurban Jadi Sumber Pangan Bergizi Keluarga Prasejahtera

Senin, 01 Juni 2026 | 23:48

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:07

Sebelum Ditunjukkan, Rakyat Masih Yakin Ijazah Jokowi Palsu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:00

Non-Blok dalam Pusaran AS-China-Rusia-Iran

Senin, 01 Juni 2026 | 22:55

Ketua BKSAP Puji Pelaksanaan Haji 2026, Tapi Tetap Beri Catatan

Senin, 01 Juni 2026 | 22:46

CBA Minta KPK Periksa Semua Pengusaha Rokok Termasuk M Suryo

Senin, 01 Juni 2026 | 22:35

Dewan Komisaris Pertamina Tanamkan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar

Senin, 01 Juni 2026 | 22:25

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

Senin, 01 Juni 2026 | 22:18

Selengkapnya