Berita

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad/Net

Politik

Kecam Guru Ngaji Cabul, Muhammadiyah: Dia Tidak Punya Iman Dan Akhlak

SELASA, 18 MEI 2021 | 10:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kasus pencabulan berkali-kali murid oleh guru ngaji di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dikecam keras oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Ketua PP Muhammadiyah Profesor Dadang Kahmad mengecam tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum guru ngaji tersebut. Menurutnya, perilakunya tersebut seperti menunjukkan guru yang tidak punya moral dan iman.

"Saya katakan dia tidak punya iman. Walaupun guru ngaji, dia tidak punya iman, tidak berakhlak baik," kata Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad kepada wartawan, Selasa (18/5).


Dadang mendorong agar guru ngaji yang telah berbuat mesum di masjid itu diberikan hukuman yang tegas, sekalipun pasti mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat setempat. Sebab guru ngaji, sudah seharusnya menyeru dan melakukan kebaikan bukan kemaksiatan.

"Saya kira kalau dia melanggar hukum ya harus dihukum. Apalagi hukumannya juga dari negara juga hukum sosial, oleh masyarakat akan dikucilkan, ada dihinakan, orang yang seharusnya mengajarkan kebaikan kok dia melakukan kejahatan, kemaksiatan," tuturnya.

Dadang menuturkan guru ngaji juga bisa digoda oleh setan hingga melakukan perbuatan maksiat. Namun begitu, upaya agar terhindar dari setan, yakni dengan terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. 

"Memang setan itu kan juga banyak tingkatannya, guru ngaji itu juga digoda setan. Oleh karena itu, saya kira keimanan itu harus kuat, juga moralitas juga harus kuat sehingga tidak akan tergoda oleh godaan-godaan yang menjerumuskan," ucapnya.

"Jadi pelajaran bagi kita untuk berhati-hati dalam menjaga akhlak, sehingga akhlak itu menjadi pegangan akhlak yang baik," imbuh Dadang.

Dadang berharap kepada semua pihak yang diberikan amanah oleh Allah SWT dikaruniai pengetahuan agama agar bisa menjaga penampilan dan kelakuan harus seimbang.

"Kita ajarkan jangan sampai terjadi ketimpangan antara pengetahuan agama dengan kelakuan, dengan akhlak. Sebab, orang itu akan memandang itu akhlaknya, bukan pengetahuannya," demikian Dadang.

UBA (41), seorang guru ngaji di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memperkosa muridnya yang masih berusia 15 tahun. Tindakan bejat itu dilakukan pelaku secara berkali-kali di dalam sebuah masjid.

Pemerkosaan itu terjadi di kamar Marbot di dalam masjid di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada 11 Mei 2021.

"Kan UBA sebagai Marbot dan pengajar ngaji, (korban) dijemput dan langsung (diantar) ke masjid," ujar Kanit Reskrim Polsek Setu Iptu Kukuh Setio Utomo, Senin (17/5) kemarin.

Selama di perjalanan, korban diiming-imingi akan diberi mukena dan uang Rp 400 ribu. Setelah itu, korban dibawa ke dalam kamar marbut di dalam masjid.

"(Pencabulan terjadi) di dalam masjid, ada kamar, samping mimbar," kata Kukuh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya