Berita

Gedung media massa 11 lantai di Gaza menjadi sasaran roket Israel pada Sabtu 15 Mei 2021, kira-kira satu jam setelah militer Israel memerintahkan orang-orang untuk mengevakuasi gedung tersebut/Net.

Global

Terkejut Mendengar Jumlah Korban Sipil Dalam Konflik Gaza, PBB: Perang Harus Dihentikan!

SENIN, 17 MEI 2021 | 14:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perang selalu menimbulkan korban, pihak-pihak yang tidak berdosa, juga penderitaan yang luar biasa.

Selain kehilangan nyawa, juga kerusakan infrastruktur penting, yang tentu saja akan semakin menyengsarakan rakyat. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sangat prihatin atas konflik Gaza yang tidak berkesudahan dan menyatakan keterkejutannya terhadap banyaknya jumlah korban.

"Saya terkejut dengan semakin banyaknya korban sipil Palestina, termasuk banyak wanita dan anak-anak, dari serangan udara Israel di Gaza. Saya juga menyesalkan kematian di pihak Israel akibat peluncuran roket. dari Gaza," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres saat pertemuan online luar biasa Dewan Keamanan PBB pada Minggu (16/5) yang dipimpin oleh Menlu China Wang Yi.


Guterres menegaskan lagi bahwa  kekerasan itu 'mengerikan'.

"Saya terkejut dengan serangan di sebuah kamp pengungsi di Gaza, di mana 10 anggota dari satu keluarga tewas. Instalasi kemanusiaan harus dilindungi," tegasnya.

Selain menyerukan agar dunia Internasional segera bertindak atas konflik memetikan antara Israel dan Hamas di Gaza, GUterres juga mengingatkan agar semua pihak turut membantu kerja jurnalis dan memperhatikan keamanannya, menyusul penghancuran kantor media massa di Gaza.

"Pertarungan harus dihentikan. Harus segera dihentikan," katanya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya