Berita

Petugas polisi Israel berjalan di dalam sinagoga kosong di Givat Zeev di luar Yerusalem, Minggu,16 Mei 2021/Net

Dunia

Dua Jamaah Tewas Tertimpa Tribun Sinagoga Saat Rayakan Hari Raya Yahudi, Ratusan Lainnya Luka-luka

SENIN, 17 MEI 2021 | 08:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setidaknya dua jamaah Yahudi tewas dan lebih dari 100 lainnya dilaporkan terluka, ketika sebuah tribun runtuh di sebuah sinagoga yang sedang dibangun di pemukiman Yahudi di Tepi Barat pada Minggu (16/5) waktu setempat.

Seorang juru bicara polisi mengatakan, bahwa saat kejadian ada sekitar 650 jamaah yang berada di tempat ibadah Givat. Mereka berada di sana untuk memulai Hari Raya Yahudi Shavuot.

Shavuot adalah festival panen musim semi yang juga menandai hari dalam kalender Yahudi di mana Taurat diberikan kepada Musa di Gunung Sinai. Ini secara tradisional ditandai dengan studi Taurat sepanjang malam dan konsumsi produk susu.


Walikota Givat Zeev mengatakan, sebenarnya acara tersebut tidak mendapatkan ijin, mengingat bangunan yang baru dibangun sebagian itu tidak aman. Namun para jamaah bersikeras untuk menggelar acara tersebut, sehingga terjadilah peristiwa nahas itu dan polisi telah mengabaikan seruan sebelumnya untuk mengambil tindakan.

Kepala polisi Yerusalem Doron Turgeman mengatakan bencana itu adalah kasus 'kelalaian' dan akan menelusuri siapa yang bertanggung jawab dalam peristiwa itu.

Seorang juru bicara layanan ambulans Magen David Adom mengatakan sedikitnya dua orang tewas. Ambulans dan helikopter militer mengangkut korban luka ke rumah sakit, seperti dikutip dari Reuters, Senin (17/5).

Rekaman keamanan yang disiarkan di Channel 12 TV menunjukkan tribun yang ramai runtuh dan jamaah jatuh di atas satu sama lain.

Sementara kepala polisi Distrik Yerusalem Doron Turgeman mengatakan, pihaknya akan menetapkan tersangka atas kejadian tersebut.

"Kami dipanggil lagi ke acara lain di mana ada kelalaian dan kurangnya tanggung jawab. Akan ada penangkapan," demikian Turgeman.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya