Berita

PKS Nyatakan lima sikap atas kekerasan Israel terhadap Palestina/RMOL

Politik

PKS Nyatakan Lima Sikap Perihal Kekerasan Israel Terhadap Rakyat Palestina

MINGGU, 16 MEI 2021 | 17:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tindak kekerasan yang dilakukan rezim zionis Israel terhadap rakyat Palestina melukai hati umat Islam di dunia.

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu menyampaikan, tindakan kekerasan Israel disebabkan oleh proses pengadilan kontroversial yang mengakibatkan tindakan pengusiran empat keluarga Palestina dari rumah mereka di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

“Pengusiran ini bukanlah kebijakan parsial yang berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian yang integral dari tindakan penjajahan rezim zionis Israel terhadap rakyat Palestina, yang bertentangan dengan norma hak asasi manusia dan hukum internasional,” tegas Syaikhu di Gedung DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (16/5).


Atas tindakan tersebut, PKS menyampaikan lima sikap tegasnya terhadap terhadap aksi zionis Israel. Pertama, PKS mengutuk keras serangan rezim zionis Israel yang brutal dan sistematis kepada rakyat Palestina di Gaza.

Kedua, PKS menolak dengan tegas segala bentuk narasi, wacana publik dan pandangan yang menyatakan bahwa rezim zionis Israel memiliki hak untuk melakukan pembelaan diri (self-defense).

“Seolah-olah mereka adalah korban yang mengalami serangan sehingga memiliki hak untuk melancarkan tindakan kekerasan yang jelas-jelas mengarah kepada tindakan kejahatan kemanusiaan (crime against humanity),” katanya.

Yang ketiga, PKS mendukung sikap pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri yang secara konsisten melakukan pembelaan terhadap hak-hak rakyat Palestina untuk dapat hidup damai, merdeka, dan berdaulat di bumi Palestina.

“Sikap politik luar negeri tersebut sejalan dengan sikap para pendiri bangsa (founding fathers) serta pembukaan konstitusi UUD NRI 1945 yang dengan tegas menolak segala bentuk penjajajahan di muka bumi, termasuk di bumi Palestina,” ucapnya.

Keempat, PKS menyayangkan sikap politik luar negeri Amerika Serikat yang cenderung mendukung tindakan kekerasan rezim zionis Israel sebagai legitimasi untuk melakukan pembelaan diri.

“Kami mendesak pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpin Presiden Joe Biden untuk dapat bersikap konsisten dan adil terhadap hak asasi rakyat Palestina,” katanya.

“Terkait hal ini, kami berencana akan mengirimkan surat terbuka secara resmi yang ditujukan kepada Presiden Joe Biden pada hari Senin besok,” imbuhnya.

PKS pun mengajak seluruh elemen bangsa di Indonesia untuk saling mendoakan dan mendukung hak-hak rakyat Palestina untuk dapat hidup damai, merdeka, dan berdaulat di tanah air mereka sendiri serta terbebas dari segala tindakan kekerasan dan penjajahan.

“Atas nama rasa keadilan, kebebasan dan kemanusiaan, rakyat Indonesia akan selalu berdiri bersama rakyat Palestina. Allahuakbar. Merdeka!” tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Presiden Prabowo Minta Fokus Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:15

BMKG: Cuaca Ekstrem Efek Samping OMC adalah Kekeliruan Sains

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:58

Kasus Penjual Es Gabus di Kemayoran Disorot DPR

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:54

Berikut Tiga Kesimpulan RDPU DPR soal Kasus Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:35

Disanksi Disiplin, Serda Heri Minta Maaf dan Peluk Pedagang Es Gabus

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:29

Pemuda dan Aktivis Mahasiswa Ingin Dilibatkan dalam Tim Reformasi Polri

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:20

Raja Juli Pantas Masuk Daftar List Menteri yang Harus Diganti

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Kacamata Kuda Hukum Positif

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Thomas Djiwandono Tegaskan Tidak Ada Cawe-cawe Prabowo

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:33

Lomba Menembak TSC Panglima Kopassus Cup 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:22

Selengkapnya