Berita

Ilustrasi serangan Israel terhadap Palestina/Net

Politik

KAMI Desak Pemerintah Lakukan Tindakan Nyata Bantu Palestina

MINGGU, 16 MEI 2021 | 01:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Serangan membabi buta yang dilakukan militer Israel terhadap wilayah Palestina di Gaza memicu gelombang protes di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Apalagi serangan Israel dilakukan bertepatan dengan hari raya Idul Fitri yang sangat sakral bagi umat Muslim.

Jelas, itu merupakan tindakan yang sangat kejam, melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), melanggar hukum dan keadilan, mencederai kehidupan tolerasi, serta melanggar ketertiban dan perdamaian dunia.


"Bagi bangsa Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim, tidak boleh tinggal diam. Karena diam berarti mendukung tindakan kejam Israel," tegas pernyataan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Sabtu (15/5).

KAMI pun mengingatkan bahwa Palestina, negara pertama yang mengakui kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 1945 di saat negara-negara lain termasuk negara Arab belum memutuskan sikap, sangatlah penting dan tak ternilai harganya.

Maka sangat wajar jika rakyat dan bangsa Indonesia sangat setia membela Palestina, untuk dapat segera lepas dari segala bentuk kekerasan dan penindasan.

Oleh sebab itu, sebagai bentuk solidaritas, sudah sepantasnya jika pemerintah atas nama Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 mengambil inisiatif. Tidak hanya sebatas menyerukan gencatan senjata demi menghindari korban yang lebih banyak.

Tetapi juga melakukan tindakan nyata, turut serta aktif, dengan mengajak negara-negara di dunia, termasuk upaya-upaya yang lebih intensif dalam diplomasi internasional di PBB, untuk dapat bersama-sama menegakkan HAM, menjamin penegakan hukum dan keadilan, bersama-sama membangun kehidupan tolerasi, serta menjaga ketertiban dan perdamaian dunia di Palestina.

Dalam kaitan itu, Pemerintah perlu segera mengirimkan Tim Medis ke Palestina, dan segara mungkin menyiapkan pasukan perdamaian yang setiap saat siap untuk diberangkatkan di bawah bendera PBB.

KAMI pun mengajak segenap bangsa Indonesia untuk terus menyuarakan telah terjadinya pelanggaran HAM, pelanggaran hukum dan keadilan, pelanggaran tolerasi, serta hancurnya kondisi ketertiban dan perdamaian dunia di Palestina oleh ulah brutal Israel.

"Marilah bersama-sama mendoakan rakyat Palestina, agar mendapatkan keselamatan, kesehatan dan kemenangan ibadah Ramadhan, serta agar senantiasa Palestina segera menjadi bangsa dan negara yang terhindar dari segala bentuk kekerasan dan penindasan," tutup pernyataan Presidium KAMI.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya