Berita

Presiden Xi Jinping/Net

Dunia

Misi Tianwen-1 Mendarat Di Mars, Xi Jinping: Ini Langkah Penting Pertama China Di Luar Angkasa

SABTU, 15 MEI 2021 | 16:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden China Xi Jinping menyampaikan ucapan selamat kepada tim misi luar angkasa negaranya, yang telah berhasil mendaratkan misi penyelidikan pertama negara itu di Mars pada Sabtu (15/5) pagi waktu Beijing.

Xi dalam pernyataannya mengatakan, bahwa pendaratan wahana Tianwen-1 di Mars merupakan langkah penting dalam perjalanan eksplorasi antarplanet China, menyadari lompatan dari sistem Bumi-Bulan ke planet lain di tata surya, dan meninggalkan jejak China di Mars untuk pertama kalinya.

Dia menyebut hal itu sebagai kemajuan tonggak lain dalam perkembangan industri luar angkasa China.  


Xi juga mengatakan kepada tim misi bahwa keberhasilan mereka telah membawa China ke peringkat terdepan di dunia dalam bidang eksplorasi planet.

"Bangsa serta rakyat China akan selalu mengingat upaya luar biasa mereka," kata Xi, seperti dikutip dari CGTN, Sabtu (15/5).

Selain itu, Xi menekankan perlunya mengatur dan mengimplementasikan penjelajahan dan eksplorasi ilmiah di Mars dengan hati-hati, mematuhi kemandirian dalam pengembangan sci-tech, dan mendorong proyek luar angkasa besar, termasuk eksplorasi planet.

Dia juga menyerukan untuk meningkatkan kekuatan China dalam teknologi luar angkasa dan memberikan kontribusi baru dan lebih besar untuk menjelajahi misteri alam semesta dan mempromosikan tujuan mulia perdamaian dan pembangunan umat manusia.

Sementara, Wakil Perdana Menteri Han Zheng, menyaksikan pendaratan misi Tianwen-1 di Pusat Kontrol Dirgantara Beijing.

Tianwen-1 membawa penjelajah Mars pertama China. Itu terdiri dari pengorbit, pendarat, dan penjelajah, dan diluncurkan dari Situs Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Wenchang di pantai provinsi pulau Hainan, China selatan pada tanggal 23 Juli 2020.

Nama Tianwen, yang berarti Pertanyaan ke Surga, berasal dari sebuah puisi yang ditulis oleh penyair China kuno Qu Yuan (sekitar 340-278 SM).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya