Berita

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel/Net

Dunia

Kuba Desak Israel Hentikan Serangan Ke Jalur Gaza Dan Kecam AS Yang Dukung Rezim Zionis

SABTU, 15 MEI 2021 | 13:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel ikut mengecam kekerasan yang dilakukan oleh Israel yang menurutnya sebagai pelanggaran mencolok terhadap hak asasi manusia rakyat Palestina.

Selain mengecam, Diaz-Canel lewat pernyataan di akun Twitternya juga menyerukan agar pasukan Israel segera menghentikan serangan mereka ke Jalur Gaza yang telah menelan banyak korban warga sipil Palestina.

“Serangan di Jalur Gaza harus segera dihentikan,” cuit Diaz-Canel, seperti dikutip dari Prensa Latina, Sabtu (15/5).


“Barbarisme Zionis dan jubah impunitas yang telah disebarkan Amerika Serikat atas kejahatan ini dengan dukungannya terhadap rezim Israel menghina dunia,” lanjutnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez, juga menyerukan diakhirinya serangan Israeldi Jalur Gaza.

“Dewan Keamanan PBB harus bertindak dan mencegahnya,” tulis menteri luar negeri di akun Twitternya.

Selama Kamis (13/5) malam dan Jumat dini hari Israel melancarkan hingga setengah ratus pemboman dengan artileri reaktif dan lapangan dalam waktu sekitar 40 menit.

Sementara itu, organisasi perlawanan Palestina menembakkan lebih dari 200 rudal dalam semalam dari jalur bergerak yang meninggalkan situs mereka untuk menghindari deteksi oleh alat elektronik tentara musuh.

Dalam laporan terbarunya, media kesehatan Palestina melaporkan lebih dari 120 orang tewas, termasuk 31 anak di bawah umur, di samping 830 orang terluka.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya